News  

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Maluku Utara Sepekan ke Depan

Ilustrasi hujan. Foto: Istimewa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Maluku Utara pada periode 29 Januari hingga 4 Februari 2026.

Dalam rilis resminya, BMKG menyebut kondisi dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi belokan angin yang menyebabkan penumpukan massa udara di sekitar wilayah Maluku Utara. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

BMKG memprakirakan cuaca Maluku Utara berawan hingga hujan ringan selama sepekan ke depan. Namun, BMKG meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi pada pagi, siang, sore, malam, hingga dini hari.

Potensi dampak hidrometeorologi dapat terjadi di sejumlah wilayah. Dampak tersebut meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, serta angin kencang.

BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Maluku Utara pada 29 Januari hingga 4 Februari 2026, termasuk Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.

Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terutama di daerah rawan bencana. BMKG juga meminta nelayan dan pengguna transportasi laut memperhatikan informasi cuaca terbaru sebelum beraktivitas.

Baca Juga:  Pengawasan Kampanye Pilkada Morotai Diperketat
Penulis: Fahri AufatEditor: Ghalim Umabaihi