Sastra  

Manusia Sastra dan Lingkungannya

Ilustrasi istimewa dari Pixabay.com
*Oleh Rian Hidayat Husni 

 

Para ahli sastra selalu mengemukakan bahwa bahan dari sebuah karya sastra ialah lingkungan yang hidup. Seorang pengarang sastra perlu mempunyai kepekaan terhadap kondisi lingkungannya untuk membentuk kreasi imaji. Tak usah jauh-jauh ambil contoh. Jika anda memiliki hasrat menulis, lalu anda berkesempatan mengunjungi tempat rekreasi, anda tentu mendapatkan ragam inspirasi.

Fenomena rekreasi, lingkungan dan alam, memiliki kecenderungan membentuk dunia berpikir seorang penulis karangan sastra untuk menggambarkannya melalui medium kesusastraan. Gerumutnya fenomena rekreasi tersebut tentu dapat kita asumsikan sebagai bahan dasar yang membentuk sastra itu sendiri. Rasa-rasanya sastra memang selalu menyerap energi alam dan lingkungan. Seorang pengarang sastra, dalam kondisi empirisnya, akan mengeksploitasi berbagai macam dinamika lingkungan guna menjadi objek karyanya.

Baca Juga:  Dua Puisi Sultan Musa Tentang Politik