News  

Buka Pendidikan Bintara Polri, Kapolda Malut Pastikan Lulusan Jadi Pelayan SPKT yang Humanis

Prosesi adat pembukaan pendidikan bintara Polri. Foto: Humas Polda

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku Utara, Kota Tidore Kepulauan, Senin, 20 Juli 2026.

Sebanyak 84 putra terbaik asal Maluku Utara mengikuti pendidikan tersebut. Upacara pembukaan turut dihadiri para orang tua siswa serta Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku Utara.

Kapolda Arif Budiman mengatakan, pendidikan Bintara tahun ini memiliki konsep berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh peserta akan dipersiapkan secara khusus untuk bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

“Hari ini kita melaksanakan pendidikan Bintara Polri yang berkemampuan SPKT. Program ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Polda Maluku Utara,” ujar Arif kepada wartawan.

Menurutnya, secara nasional pendidikan ini diikuti sekitar 2.900 siswa, sementara Polda Maluku Utara mendapat kuota sebanyak 84 peserta.

“Berbeda dengan pendidikan sebelumnya, kali ini para siswa langsung diarahkan pada muatan pembelajaran SPKT selama lima bulan pendidikan,” jelas jenderal bintang dua tersebut.

Ia menegaskan, program ini dirancang untuk menghasilkan Bintara SPKT yang profesional sekaligus humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini spesifik untuk mencetak Bintara SPKT. Output-nya nanti adalah pelayan SPKT yang humanis,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SPN Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Anjas Gautama Putra, menjelaskan bahwa 84 peserta didik berasal dari seluruh Polres dan Polresta di wilayah Maluku Utara.

Setelah upacara pembukaan, para siswa akan langsung memasuki tahap pendidikan dasar atau masa basis selama kurang lebih satu bulan.

“Setelah itu dilanjutkan tiga setengah bulan pembelajaran, kemudian setengah bulan untuk pembulatan, latihan kerja, sekaligus persiapan penutupan pendidikan,” kata Anjas.

Baca Juga:  38 Surat Suara Caleg Pulau Taliabu Nyasar ke Tidore

Mantan Wadir Reskrimum Polda Maluku Utara itu juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, kekompakan, disiplin, serta mengikuti seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh agar dapat menjadi anggota Polri yang profesional dan siap melayani masyarakat.

Penulis: Samsul LEditor: Ghalim Umabaihi