News  

Fahreza Ogah Tanggapi Dugaan Fraud Rp1,8 Miliar Bank Maluku Malut di Taliabu

Kantor Cabang Bank Maluku Malut Pulau Taliabu, Maluku Utara. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat

Dugaan fraud berupa penyalahgunaan wewenang yang disebut menimbulkan kerugian sekitar Rp1,8 miliar di Bank Maluku Malut Cabang Pulau Taliabu, Maluku Utara, hingga kini belum memperoleh kejelasan akhir.

Kasus tersebut sebelumnya mencuat dan dikaitkan dengan Fahreza Alwi, mantan Kepala Cabang Bank Maluku Malut Pulau Taliabu yang menjabat pada periode 2023 hingga 2025.

Saat dikonfirmasi terkait dugaan penggunaan dana nasabah, Fahreza membantah telah menggunakan uang nasabah Bank Maluku Malut.

Baca Juga:  Ajakan Menjaga Keanekaragaman Hayati Maluku Utara Melalui Festival Kehati-MU 2024

“Kalau saya pakai uang nasabah, berarti ada nasabah yang komplain dong,” kata Fahreza saat dikonfirmasi Cermat, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Sementara ketika ditanya lebih jauh mengenai dugaan fraud senilai Rp1,8 miliar serta kemungkinan adanya penyalahgunaan wewenang selama dirinya menjabat, Fahreza tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Cermat, dugaan fraud tersebut juga menyeret sejumlah pegawai Bank Maluku Malut di Pulau Taliabu. Informasi yang diperoleh menyebut terdapat dua pegawai tetap dan satu pegawai kontrak yang berujung pada pemutusan hubungan kerja.

Baca Juga:  Eks Kades dan Bendahara di Sula Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Rp231 Juta

Meski demikian, keterkaitan masing-masing pihak serta bentuk pelanggaran yang dilakukan belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pembuktian berdasarkan hasil pemeriksaan resmi.

Masih Dalam Pemeriksaan Auditor OJK

Sebelumnya, pihak Kantor Pusat Bank Maluku Malut menyampaikan bahwa dugaan fraud senilai Rp1,8 miliar tersebut masih dalam proses pemeriksaan auditor Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga:  Selamat! Ini Nama 20 Anggota DPRD Pulau Morotai Periode 2024-2029

Pihak bank juga menyarankan agar perkembangan perkara dikonfirmasi lebih lanjut kepada Bank Maluku Malut di Pulau Taliabu.

Upaya Cermat memperoleh keterangan terbaru dari pihak Bank Maluku Malut di Pulau Taliabu juga hingga berita ini ditulis belum mendapatkan penjelasan secara rinci mengenai hasil maupun perkembangan pemeriksaan tersebut.