News  

Ketua DPRD Morotai Tegaskan Sikap PDIP Tolak Pilkada Tak Langsung

Muhammad Rizki, Ketua DPRD Morotai, Politisi Partai PDI Perjuangan. Foto: Aswan Kharie/cermat.

Ketua DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, Muhammad Rizki, menegaskan sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang secara konsisten menolak wacana pemilihan kepala daerah secara tidak langsung.

Penegasan tersebut ia sampaikan merujuk hasil rapat Koordinasi Nasional PDIP yang digelar pada 9 Januari 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun PDIP ke-53.

“Berdasarkan rapat koordinasi nasional PDIP pada tanggal 9 sekaligus ulang tahun PDI yang ke-53, sudah disampaikan langsung oleh ketua umum, ibu Megawati Soekarno Putri, bahwa posisi partai PDI Perjuangan berada pada posisi pro rakyat,” kata Rizki, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis, 22 Januari 2026.

Ia bilang, siakp pro rakyat itu diwujudkan melalui penolakan tegas terhadap usulan pemilihan kepala daerah secara tidak langsung yang belakangan kembali mencuat dari sejumlah partai politik.

“Jadi PDIP sangat menantang dan menolak dengan tegas adanya pemilihan tidak langsung kepala daerah yang diusulkan oleh beberapa teman-teman dari partai lain,” ujarnya.

Menurutnya, secara historis PDIP merupakan partai yang lahir dari semangat reformasi 1998. Bahkan PDI juga yang pertama kali mengusulkan agar pemilihan kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat,” jelasnya.

PDIP tidak akan mendukung sistem yang dinilai sebagai kemunduran demokrasi dan bertentangan dengan semangat reformasi.

“Tidak mungkin PDIP kembali ke zaman orde baru . PDIP tetap berkomitmen dan konsisten menolak pemilihan kepala daerah secara tidak langsung,” tegasnya.

Baca Juga:  Berdayakan Petani Halmahera Tengah Melalui Program P3-GTAI
Penulis: Aswan KharieEditor: Rian Hidayat