Pelaku saat diamankan di Mapolres. Foto: Istimewa
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate, Maluku Utara, akhirnya menetapkan AF sebagai tersangka kasus persetubuhan dan pelecehan anak di bawah umur.
AF sebelumnya diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap kedua anak kandungnya yang masih berusia 13 tahun dan 6 tahun.
“Sudah kami tetapkan sebagai tersangka setelah pemerikasaan saksi korban dari ibu kedua anak tersebut,” ungkap Kapolres Ternate, AKBP Nicko Irawan melalui Kasat Reskrim IPTU Bondan Manikotomo, Senin, 14 Agustus 2023.
Ia bilang, setelah penetapan AF sebagai tersangka penyidik mulai merampungkan berkas tahap I ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate.
“Kami tinggal lengkapi lagi berkas penyidikan,” tegasnya.
Atas perbuatan tersangaka kata Bondan, AF dikenakan pasal pencabulan dan atau persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 82 ayat 1 Jo pasal 76E Jo pasal 82 ayat 2 dan atau pasal 81 ayat 2 Jo pasal 81 ayat 3 undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
“Ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun dan denda paling banyak 5 miliar. Tersangka bisa dikenakan pemberatan hukuman berupa ditambah 1/3 dari ancaman pidana, karena tersangka merupakan orang tua dari korban,” pungkasnya.
——–
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Editor: Rian Hidayat Husni
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…