News  

Pentingnya Mempercepat Pembangunan KEK Pulau Morotai

Moh Akbar Mangoda, Anggota DPRD Pulau Morotai. Foto: Aswan Kharie/cermat

Anggota DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, Moh Akbar Mangoda, menilai Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Menurut Akbar, di tengah keterbatasan fiskal daerah yang diperparah oleh kebijakan efisiensi anggaran, KEK Morotai seharusnya menjadi instrumen strategis untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

“Sebenarnya KEK ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan mempercepat industrialisasi daerah. Dan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2009 tentang KEK,” ujarnya Kamis, 9 April 2026.

Baca Juga:  Perwakilan 9 Puskesmas di Taliabu Ikut Ujian Komprehensif di Makassar

Ia bilang, KEK Morotai memiliki sejumlah sektor unggulan yang dapat dioptimalkan seperti pariwisata, perikanan, dan pertanian. Hal ini juga diperkuat dengan PP 50 tahun 2014 yang menetapkan empat zona pengembangan, yakni zona pengolahan ekspor, zona logistik, zona industri, dan zona pariwisata.

Meski demikian, Akbar menyoroti bahwa hingga saat ini progres pembangunan KE di Morotai belum menunjukan perkembangan, padahal kawasan tersebut telah berjalan hampir 12 tahun.

“Ini yang seharusnya menjadu perhatian. Dengan usia yang cukup panjang, seharusnya sudah terlihat dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Pegawai Palang Kantor Disperindag Ternate Gegara Upah Tak Dibayar

Ia juga mendorong Pemerintah Daerah untuk memberikan dukungan penuh kepada PT Jababeka selaku pengembang KEK di Morotai, agar percepatan pembangunan terealisasi.

Jika pengembangan KEK dilakukan secarah serius, kata dia, maka akan muncul efek domino positif bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

“Proyeksi investasi pada KEK Morotai mencapai Rp30,44 triliun dengan potensi penyerapan tenaga kerja hingga 30 ribu orang. Dan ini sebenarnya peluang besar yang tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Belasungkawa Muhammad Kasuba untuk Insiden Kebakaran Speedboat Bela 72
Penulis: Aswan KharieEditor: Rian Hidayat