News  

Upaya Pencegahan Penyakit, Pemda Taliabu Perkuat CKG

Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, Maluku Utara giatkan Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi di Balai Pertemuan Desa Kilong. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, terus melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit melalui pemanfaatan data hasil pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

CKG merupakan instrumen penting dalam memperluas deteksi dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan tindak lanjut pelayanan kesehatan.

Berdasarkan data CKG Provinsi Maluku Utara yang diperbarui hingga 22 Agustus 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulau Taliabu dengan capaian CKG berada pada angka 50,15 persen.

Dari hasil tersebut, capaian yang dimiliki Pemkab Pulau Taliabu di atas target nasional yang ditargetkan pada angka 46 persen, untuk proporsi penduduk penerima dan pemeriksaan kesehatan gratis pada seluruh kelompok usia.

Kepala Dinkes Pulau Taliabu, Nurbintang Talaohu mengatakan, pihaknya masih perlu meningkatkan capaian target CKG di wilayah setempat dengan penetapan target yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara dengan angka capaian 80 persen. Namun demikian, daerah Taliabu masih memiliki kesenjangan sekitar 29,85 persen yang perlu dijangkau untuk pencapaian target.

“CKG tidak berhenti pada kegiatan pemeriksaan, tetapi harus menjadi pintu masuk bagi penguatan pencegahan dan pengendalian penyakit di tingkat masyarakat,” kata Kades Kesehatan Pulau Taliabu, Nurbintang Talaohu kepada cermat, Rabu, 26 Agustus 2026.

Baginya, data yang dihasilkan CKG harus diikuti dengan proses identifikasi, edukasi, konseling, pemantauan, serta tindak lanjut pelayanan sesuai pemeriksaan.

“Dengan pendekatan tersebut, CKG dapat memperkuat paradigma pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi pada upaya menemukan risiko kesehatan sedini mungkin,” ujarnya.

Meski begitu, Pemkab Taliabu tetap berkomitmen dan menjadikan CKG sebagai dasar dalam memperkuat intervensi promotif dan preventif pada setiap data yang diperoleh serta ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Ikram dan Faris Bobero Pimpin AJI Kota Ternate Periode 2022-2025

Selain itu, kata dia, Pemkab Taliabu terus mendorong fasilitas pelayanan kesehatan dan melibatkan Pemerintah Kecamantan, dan Desa, serta lintas sektor untuk memperluas jangkauan CKG.

Komitmen itu, diarahkan untuk mempertahankan capaian yang telah melampaui target nasional sekaligus memperkecil kesenjangan menuju target provinsi. Strategi yang dilakukan antara lain melalui penguatan sosialisasi kepada masyarakat, peningkatan koordinasi antarprogram, advokasi kepada pemangku kepentingan, optimalisasi peran Puskesmas dan jejaring pelayanan kesehatan, serta pendekatan pelayanan yang menyesuaikan kondisi geografis wilayah kepulauan.

Menurutnya, menyatukan pemahaman tentang pencegahan dan pengendalian penyakit merupakan tanggung jawab bersama. Data CKG dapat menjadi dasar untuk menentukan kelompok sasaran yang membutuhkan perhatian lebih lanjut serta membantu pemerintah daerah dalam menyusun prioritas intervensi kesehatan.

“Target nasional diangka 46 persen telah kita lampaui. Komitmen kita adalah meningkatkan cakupan secara bertahap menuju target 80 persen, dengan memastikan masyarakat di wilayah kepulauan, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan akses, memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis,” jelasnya.

Ia menekankan, pentingnya penguatan pendekatan berbasis siklus hidup. Capaian CKG pada bayi baru lahir, balita dan anak prasekolah, usia sekolah dan remaja, dewasa, hingga lanjut usia perlu terus dipantau sehingga intervensi kesehatan dapat dilakukan secara berkesinambungan.

“Dengan pemanfaatan data secara konsisten, CKG diharapkan tidak hanya menjadi program pemeriksaan kesehatan, tetapi berkembang menjadi bagian dari sistem penguatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pulau Taliabu. Upaya tersebut sekaligus mendukung komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan promotif dan preventif serta mencapai indikator kesehatan yang telah ditetapkan secara nasional,” tutupnya
___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim