News  

Viral: Musnahkan Mihol, Seorang Polisi di Ternate Buang Plastik ke Laut

Tangkapan layar video viral seorang polisi di Ternate buang plastik ke laut saat musnahkan Mihol.

Video viral seorang anggota Polisi di Kota Ternate, Maluku Utara, bikin heboh. Dalam video itu memperlihatkan ia sedang memusnahkan Menuman Beralkohol (Mihol) jenis Captikus. Namun bungkusan plastiknya dibuang ke laut. Tepatnya di Pelabuhan Dufa-Dufa.

Diketahui, seorang anggota polisi tersebut adalah anggota Bhabinkamtibmas. Videonya yang beredar di media sosial facebook itu pun mendapat berbagai tanggapan dari warganet.

Dedi, Pemuda Pemerhati Lingkungan Pesisir Dufa-dufa menyesalkan perbuatan polisi tersebut, termasuk juga petugas dari KPLP dan perhubungan laut. Menurutnya, laut bukan tempat pembuangan sampah.

“Astaghfirullah, ceh. Seharusnya anggota Bhabinkamtibmas, KPLP dan Perhubungan Laut yang ada di Dufa-dufa paham kalau sampah atau jenis apapun tara (tidak) boleh buang di laut. Atau dorang (mereka) sengaja?” cetus Dedi saat melihat video viral tersebut.

Terpisah, Kapolsek Ternate Utara, Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi mengatakan, peristiwa itu terjadi di Pelabuhan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, pada Senin 19 Januari 2026.

Rizki menjelaskan, anggota Bhabinkamtibmas itu membuang sampah plastik saat memusnahkan barang bukti Mihol yang ditemukan di kawasan dermaga. “Itu (pemusnahan Mihol) kemarin siang,” ucap Rizki, Selasa 20 Januari 2026..

Menurut Rizki, saat itu polisi menerima informasi dari masyarakat, bahwa ada paket yang diduga Mihol di Pelabuhan Dufa-dufa. Kemudian Komandan Pos (Danpos) Pelabuhan Dufa-dufa melakukan pengecekan.

“Setelah dicek, ternyata itu benar miras (Mihol). Jumlahnya sebanyak 41 kantong miras,” ungkapnya.

Rizki pun meminta maaf kepada masyarakat, terutama nelayan yang berada di wilayah sekitar. Ia berjanji kejadian itu akan menjadi bahan evaluasi dalam penanganan barang bukti, terutama miras.

“Ke depan untuk penanganan barang bukti berupa miras, akan kami serahkan ke Polres untuk dimusnahan secara bersama. Jadi kami mohon maaf,” ucap Rizki.

Baca Juga:  Picu Kebakaran Hebat, Polisi Periksa Pemilik Mikrolet Penampung BBM