News  

Pelabuhan Ferry di Sofifi Ditutup Sementara Mulai 15 Januari, Ini Alasannya

Pelabuhan Ferry Galala, Sofifi, Maluku Utara. Foto: Istimewa

Pelabuhan Penyeberangan Kapal Ferry di Galala, Sofifi, akan ditutup sementara mulai Kamis, 15 Januari 2026. Hal itu resmi diumumkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Menurut Dishub, penutupan dilakukan dalam rangka pemeliharaan lantai dermaga guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran operasional pelabuhan.

Berdasarkan surat nomor 550/74/06/2026 yang ditandatangani Kepala Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan, Daud Marsaid Idris, penutupan akan berlangsung selama empat hari, mulai Kamis 15 Januari hingga Minggu 18 Januari 2026.

Dengan kebijakan penutupan sementara itu, maka aktivitas di pelabuhan tersebut akan dialihkan ke Sidangoli. Langkah ini diambil agar proses pengerjaan pemeliharaan lantai dermaga dapat berjalan efektif tanpa mengganggu jadwal keberangkatan kapal, sekaligus menjamin keamanan bagi para pengguna jasa pelabuhan.

“Pemberitahuan ini disampaikan agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut,” tulis Dishub dalam surat edarannya, Senin, 12 Januari 2026.

Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan pada rentang waktu tersebut, diimbau untuk menyesuaikan jadwal dan menuju ke Pelabuhan Sidangoli sebagai alternatif utama.

“Aktivitas di Pelabuhan Galala diprediksi akan kembali normal setelah masa pemeliharaan selesai pada awal pekan depan,” tutupnya.

Baca Juga:  Praktisi Hukum: Tindakan Aparat saat Aksi Tolak Tambang di Haltim Melanggar Perkapolri
Penulis: EkoEditor: Rian Hidayat