News  

Gelar FSBH 2026, TBM Masure Sajikan Lomba Puisi hingga Teater

Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, S.S., M.Hum., bersama pelaksana FSBH 2026. Foto: Istimewa/cermat

Komunitas literasi Taman Baca Masyarakat (TBM) Masure resmi menggelar rangkaian Festival Sastra Bale Halmahera (FSBH) 2026, sebuah ajang yang bertujuan memperkuat ekosistem sastra sekaligus membuka ruang bagi lahirnya penulis dan pegiat teater muda Maluku Utara.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bale, Oba, Tidore Kepulauan tersebut dihadiri pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA hingga komunitas literasi dan pegiat seni budaya. Festival tersebut merupakan bagian dari program fasilitasi komunitas sastra yang didukung Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, S.S., M.Hum., mengatakan fasilitasi terhadap komunitas sastra merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung perkembangan sastra di daerah. Ia menyebut, dari seluruh usulan yang masuk dari Maluku Utara, hanya proposal TBM Masure yang berhasil memperoleh fasilitasi.

Baca Juga:  Soal Gaji PPPK Pulau Morotai, Burnawan: Saya Memahami

“Fasilitasi komunitas sastra ini merupakan bentuk dukungan negara agar kegiatan sastra terus bertumbuh. Dari Maluku Utara, proposal TBM Masure menjadi satu-satunya yang lolos karena tidak hanya dinilai dari rancangan proposal kegiatannya, tetapi juga substansi kegiatan yang dianggap layak untuk difasilitasi,” kata Nukman saat membuka acara FSBH, Sabtu, 18 Juli 2026.

Nukman berharap festival tersebut menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda agar semakin aktif berkarya di bidang sastra dan seni pertunjukan, sebab Maluku Utara menurutnya memiliki banyak potensi yang perlu terus didorong sehingga mampu melahirkan penulis cerpen, penyair, novelis, hingga pegiat teater yang dapat bersaing di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua TBM Masure, Elzam Zami, menjelaskan Festival Sastra Bale Halmahera 2026 akan berlangsung dalam beberapa tahapan. “Kegiatan ini diawali dengan lokakarya penulisan cerpen, lokakarya penulisan puisi, serta lokakarya pementasan drama yang menghadirkan peserta dari berbagai kalangan,” ujarnya kepada cermat, Minggu, 19 Juli 2026.

Baca Juga:  Polisi Minta Warga Jangan Mudah Percaya Isu Pencabulan Anak di Ternate

Setelah rangkaian lokakarya, kata dia, panitia akan membuka kompetisi menulis cerpen, menulis puisi, dan pementasan teater. Elzam menegaskan lomba tidak hanya diperuntukkan bagi peserta lokakarya, tetapi terbuka bagi seluruh masyarakat Maluku Utara yang ingin berpartisipasi.

“Untuk kategori lomba, penulisan puisi diperuntukkan bagi siswa SD dan SMP. Sementara lomba menulis cerpen dan pementasan teater dapat diikuti oleh pelajar SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum,” ujarnya.

Panitia menyediakan total hadiah pembinaan senilai lebih dari Rp9 juta disertai piala dan piagam penghargaan bagi para pemenang. Masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai jadwal, persyaratan, maupun mekanisme pendaftaran dapat mengakses akun Facebook dan Instagram TBM Masure, atau menghubungi panitia melalui WhatsApp di 0811-1885-444.

“Melalui Festival Sastra Bale Halmahera 2026, TBM Masure berharap minat baca, budaya menulis, dan apresiasi terhadap sastra di Maluku Utara semakin berkembang, sekaligus melahirkan karya-karya yang mampu dikenal lebih luas di tingkat nasional,” tutupnya.