News  

Asadul Usud Terpilih Jadi Ketua Taekwondo Malut 2026-2030

Pemberian berkas dari Plt kepada Asadul sebagai ketua terpilih. Foto: Istimewa

Teka-teki mengenai siapa yang akan menakhodai Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Maluku Utara akhirnya terjawab. Melalui mekanisme Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang digelar Senin, 6 April 2026, Asadul Usud Boyratan resmi terpilih sebagai Ketua Umum untuk periode 2026-2030.

Asadul berhasil meraih kepercayaan mayoritas pemilik suara, mengungguli rivalnya, Lutfi Saleh dalam proses pemungutan suara yang berlangsung dinamis namun tetap kondusif.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi musyawarah, terdapat total 8 pemegang hak suara sah yang berpartisipasi. Suara tersebut berasal dari 7 pengurus kabupaten/kota (TI Kota Ternate, Tikep, Halut, Halbar, Haltim, Pulau Taliabu, dan Sula) ditambah 1 suara dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI).

Baca Juga:  Geologi Dorong Situs Warisan di Hiri Jadi Perhatian Orang Muda

Hasil akhir penghitungan suara menunjukkan dominasi Asadul Usud dengan perolehan: Asadul Usud Boyratan: 6 sementara suara Lutfi Saleh: 2 suara.

Dengan hasil ini, Asadul secara resmi akan memimpin organisasi Taekwondo di Bumi Moloku Kie Raha selama empat tahun ke depan.

Kemenangan Asadul ini sekaligus membawa harapan baru bagi para atlet dan pelatih di Maluku Utara. Sebagaimana ditekankan oleh Plt. Ketua sebelumnya dan Ketua KONI Malut, tugas besar telah menanti ketua terpilih, terutama dalam membenahi profesionalisme organisasi dan mempersiapkan atlet menuju ajang nasional.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana menyatukan kembali semua kekuatan Taekwondo di Malut. Tidak ada lagi kubu-kubuan, yang ada hanyalah prestasi untuk Maluku Utara,” ujar ketua panitia Musorprovlub Taekwondo Maluku Utara Henry juanda usai penetapan hasil.

Sebagai ketua terpilih, Asadul diharapkan segera menyusun komposisi kepengurusan yang solid untuk mengejar ketertinggalan agenda, termasuk persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Samarinda serta rencana penyelenggaraan kegiatan multi event di Maluku Utara yang sempat diwacanakan PBTI.

Masyarakat olahraga Maluku Utara kini menanti tangan dingin Asadul dalam mengelola manajemen organisasi agar Taekwondo Malut tidak hanya unggul secara kuantitas peminat, tetapi juga kualitas prestasi di kancah nasional maupun internasional.

Penulis: Eko PujaintoEditor: Rian Hidayat