Berkunjung ke Halut, Sultan Tidore Berbagi Bantuan dan Pengetahuan Kebangsaan 

Sultan Tidore Husain Alting Sjah usai berbagi pengetahuan 4 pilar kebangsaan kepada masyarakat. Foto: Istimewa

Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, memberikan bantuan pribadi kepada warga Desa Ngofakiaha Kecamatan Malifut, Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Kamis 13 Juni 2024.

Dalam kesempatan ini, Sultan menyerahkan seekor sapi kurban Rp 15 juta untuk pembangunan Masjid At-Taqwa. Kehadiran Sultan disambut hangat oleh warga, yang bergantian menyampaikan aspirasinya.

Ketua Remaja Masjid At-Taqwa menyampaikan bahwa mereka telah menggelar Isra Miraj selama tiga tahun berturut-turut dan meminta dukungan Sultan untuk acara berikutnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Sultan menyatakan kesiapannya untuk mendukung peringatan hari keagamaan apapun yang digelar remaja masjid, termasuk kegiatan keagamaan bagi kaum Nasrani.
“Nanti berkabar saja, ada staf yang akan mengkoordinasikan,” ujar Sultan.

Sultan juga mengingatkan warga agar menjaga hubungan baik dan menghindari isu-isu yang dapat memecah belah, terutama menjelang kontestasi pilkada.

“Jangan bawa isu agama, isu SARA untuk kandidat, sehingga hubungan kita tetap terjaga seperti yang telah dilakukan orang tua dulu-dulu untuk pelihara hubungan antaragama,” pesannya.

Selain itu, Sultan berdoa agar warga Maluku Utara hidup dalam keadaan sehat dan saling mendukung.

“Jika ada kekurangan, torang saling baku bantu. Jika ada keretakan hubungan, mari kita sudahi karena hidup kita ini hanya sementara,” tandasnya.

Dalam ke Halmahera Utara itu, Sultan Tidore juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD RI, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Sultan, nilai-nilai ini telah lama dipraktikkan oleh masyarakat Maluku Utara, yang diajarkan oleh generasi sebelumnya.

“Sudah diajarkan orang tua-tua kita. Bagaimana menjadi orang baik, bagaimana menjaga silaturahmi, menjaga salat, dan ibadah ke gereja untuk menyebarkan cinta kasih,” tuturnya.

Sultan juga menyampaikan permintaan maaf jika selama lima tahun terakhir belum dapat menjalankan tugas sesuai harapan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis Maluku Utara yang sulit dijangkau menjadi salah satu hambatan dalam pertemuan dan sosialisasi program.

Baca Juga:  Dikbud Ternate Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Festival Ela-Ela

“Hari ini saya ada di Halut, belum tentu saya bisa langsung tiba di Halsel pada hari yang sama. Karen begitulah kondisi geografis kita,” ujarnya.

Menjelang kontestasi pilkada, Sultan berpesan agar warga menjaga hubungan baik antar sesama dan tidak membawa isu agama atau SARA ke dalam politik.

Sultan juga berharap warga Maluku Utara hidup dalam keadaan sehat dan saling membantu satu sama lain.
“Saya harap martabat kita tetap terjaga seperti yang diajarkan orang tua kita,” pesannya.

Sekadar Kegiatan sosialisasi empat pilar diadakan di Desa Ngofakiaha, Malifut, dan Desa Gosoma, Tobelo.

—-

Penulis: Tim cermat

Editor: Ghalim Umabaihi