News  

Bersepakat Damai, Polisi Hentikan Kasus Laka Maut di Loloda Utara

Anggota satlantas Polres Halmahera Utara saat turun ke TKP. Foto: Istimewa

Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk operasional PLN dan sepeda motor di Desa Jere Tua, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, akhirnya berakhir damai.

Peristiwa tragis yang terjadi pada akhir Oktober 2025 itu sempat merenggut nyawa seorang pelajar di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Halmahera Utara, Iptu M. Risky Asori Nursyamsu, mengungkapkan, insiden tersebut terjadi pada Jumat, 23 Oktober 2025, sekitar pukul 09.00 WIT. Saat itu, truk operasional melaju dari arah selatan menuju utara.

“Ketika menuruni tanjakan di kawasan Desa Jere Tua, dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar,” ujar Iptu M. Risky, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia menjelaskan, kondisi jalan yang menurun disertai tikungan tajam membuat jarak pandang terbatas. Situasi tersebut menyebabkan tabrakan tak dapat dihindari.

Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, pengemudi truk dilaporkan tidak mengalami luka fisik.

Pasca-peristiwa, Satlantas Polres Halmahera Utara langsung melakukan serangkaian tindakan sesuai prosedur. Petugas mendatangi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta meminta keterangan dari pengemudi truk.

“Kondisi geografis jalan di lokasi memang cukup menantang, dengan kontur aspal menurun dan tikungan tajam. Meski begitu, arus lalu lintas saat kejadian terpantau ramai lancar,” jelasnya.

Setelah melalui proses penyelidikan dan mediasi, kedua belah pihak akhirnya sepakat menempuh jalur damai. Pada 5 November 2025, keluarga korban dan pengemudi truk memutuskan menyelesaikan perkara tersebut secara musyawarah mufakat.

“Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah ini melalui jalur kekeluargaan, dengan tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Iptu M. Risky.

Baca Juga:  Ramadan Jadi Momentum Memperkuat Nilai Keberagaman di Morotai
Penulis: Samsul LEditor: Ghalim Umabaihi