Suasana pembukaan Milad YPI Malut di Kota Ternate. Foto: Eko Pujianto/cermat
Melakukan transformasi menjadi institusi pendidikan modern menjadi prioritas Yayasan Perguruan Islam (YPI) Maluku Utara (Malut) dalam gelaran Milad ke-67 di Ternate, Rabu, 28 Januari 2026.
Kegiatan bertema “Peran Serta Pendidikan Islamiyah dalam Membangun Karakter Bangsa” itu dilaksanakan untuk merefleksikan kembali sejarah perjuangan bangsa sekaligus memantapkan langkah menuju tata kelola organisasi yang transparan dan modern.
Ketua YPI Malut, Taufik Assagaf, mengaskan pentingnya adaptasi YPI dengan perkembangan zaman. Ia menyoroti peran strategis alumni dan peningkatan infrastruktur pendidikan untuk menunjang kualitas lulusan.
“Fokus kita saat ini adalah memastikan infrastruktur sekolah memadai dan kesejahteraan para guru diperhatikan agar kualitas pendidikan meningkat,” ungkap Taufik dalam sambutannya.
Ia juga mengaku penting untuk tetap bersinergi antara pihak yayasan, orang tua murid, serta pemerintah guna memastikan YPI tetap menjadi pilihan utama masyarakat Maluku Utara.
Sementara di kesempatan yang sama, Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, mengatakan bahwa YPI memiliki nilai historis luar biasa bagi kemerdekaan Indonesia di Maluku Utara.
Tauhid mengingatkan bahwa institusi ini didirikan oleh para habaib di Ternate melalui perjuangan dan ikhtiar panjang.
“Ada catatan heroik yang tidak boleh dilupakan. Pengibaran bendera Merah Putih pertama kali di Ternate dilakukan di lingkungan perguruan ini,” kata Tauhid.
Dia menambahkan, pada masa perang Pasifik, Islamiah menjadi pusat perjuangan para tokoh seperti Hasan Busori dan Arnold Mononutu dalam mempertahankan kemerdekaan.
Untuk menjaga ingatan kolektif tersebut, Tauhid mendorong adanya pembuatan narasi sejarah atau storytelling di lingkungan sekolah agar menjadi inspirasi bagi siswa-siswi.
Tauhid memberikan catatan khusus agar YPI dikelola sebagai organisasi modern yang mengedepankan akuntabilitas dan transparansi. Hal ini dinilai krusial untuk membangun kepercayaan publik, baik bagi orang tua siswa maupun para donatur yang ingin berkontribusi bagi kemajuan pendidikan.
“Kondisi saat ini menuntut transparansi. Dengan akuntabilitas yang baik, kepercayaan masyarakat akan tumbuh, dan YPI akan semakin besar, tidak hanya di Ternate tetapi juga di Halmahera Utara dan Halmahera Barat,” ungkapanya Tauhid.
Milad ini diharapkan agar YPI terus mencetak sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat seperti yang dicita-citakan para pendirinya.
Polres Halmahera Barat, Maluku Utara, menjadwalkan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi terkait dugaan pemotongan anggaran…
Ketua DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, Muhammad Rizki, memastikan APBD tahun anggaran 2026 telah selesai…
Kapolres Pulau Morotai, AKBP drh. Dedi Wijayanto, mengingatkan seluruh perusahan pembiayaan atau leasing dan pihak…
Oleh: Fidel Casiruta* POLEMIK transportasi laut di wilayah kepulauan Kabupaten Halmahera Selatan kembali mencuat…
Temuan buah busuk pada hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah MIS Baabullahthul Khairat, Kecamatan…
Pemanfaatan aset daerah Plaza Gamalama kembali menjadi sorotan DPRD Kota Ternate. Wakil Ketua DPRD Kota…