News  

Kajati Malut Diminta Memberi Atensi Kasus Dugaan Penelantaran Anak Oknum Pejabat BNNP

Kuasa hukum korban, Nurul. Foto: Istimewa

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Dr. Budi Hartawan Panjaitan, diminta untuk memberikan atensi terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menangani kasus dugaan penelantaran anak dan istri yang diduga dilakukan pejabat BNNP.

Kasus ini, sebelumnya ditangani Ditreskrimum Polda Maluku Utara, dan menetapkan oknum pejabat BNNP, AKBP B sebagai tersangka. Kasus ini bahkan telah dilakukan tahap II ke Kejaksaan.

Sang istri Utari, melalui kuasa hukumnya, Nurul Mulyani mengatakan, penahanan terhadap tersangka ini menjadi kewenangan pihak Kejaksaan, tetapi menurutnya, JPU harus melakukan penahanan.

“Jaksa seharusnya mewakili kepentingan korban, termasuk dalam hal keinginan klien kami agar tersangka segera dilakukan upaya paksa dalam bentuk penahan agar mempercepat dan mempermudah proses hukum ke depannya,” kata Nurul, Kamis, 30 November 2023.

Nurul menegaskan, Kajati Maluku Utara harus memberikan atensi kepada jaksa yang telah ditunjuk sebagai JPU dalam kasus ini, agar segera melimpahkan berkas perkara ke pengadilan untuk disidangkan.

“Mengingat kasus ini sudah cukup lama dan klien kami juga berharap segera mendapatkan keadilan. Kami berpendapat demikian karena upaya penyelesaian restoratif justice atau mediasi juga sampai saat ini tidak berhasil,” akuinya.

Nurul mengapresiasi kepada Direktur Ditreskrimum Polda Maluku Utara, karena telah bekerja profesional sehingga perkara ini telah dituntaskan hingga tahap II.

“Selaku Penasehat Hukum pelapor, kamai mengucapkan terima kasih kepada Pak Dir Krimum atas kerja profesionalnya hingga kasus ini dilimpahkan ke Kejaksaan,” tandasnya.

—–

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

Baca Juga:  Hadiri Upacara HUT PGRI, Panwaslu Patani Utara Bagikan Surat Imbauan Netralitas ASN