News  

Pemdes Ngele-ngele Besar Dorong Kelapa Bido Jadi Potensi Pengembangan Ekonomi Lokal

Fauzi Abd Aziz, Kepala Desa Ngele-Ngele Besar. Foto: Istimewa.

Desa Ngele-Ngele Besar, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai, Maluku Utara tidak hanya mengandalkan potensi kelautan dan perikanan.

Perkebunan Kelapa Bido juga mulai dilihat sebagai salah satu peluang yang dapat dikembangkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Ngele-Ngele Besar, Fauzi Abd Aziz, mengatakan Kelapa Bido merupakan salah satu potensi yang dimiliki desanya dan perlu mendapat perhatian dalam pengembangan ekonomi masyarakat.

“Selain potensi kelautan dan perikanan, Kelapa Bido juga menjadi potensi yang kami dorong untuk dikembangkan,” kata Fauzi, Kamis, 10 September 2026.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 1.000 pohon Kelapa Bido yang dikembangkan di wilayah Ngele-Ngele Besar. Jumlah tersebut menjadi salah satu modal bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus mengembangkan komoditas lokal tersebut.

“Kurang lebih ada 1.000 pohon Kelapa Bido yang kami miliki. Ini menjadi potensi yang harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Ia bilang, pengembangan komoditas tersebut tidak sebatas memperbanyak tanaman, tetapi juga perlu diarahkan pada peningkatan produksi dan nilai tambah. Dengan begitu, hasil perkebunan masyarakat dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

Kata dia, Pemerintah desa akan terus melihat peluang pengembangan Kelapa Bido bersama masyarakat. Apalagi, komoditas tersebut kini mendapat perhatian lebih luas karena berpotensi dikembangkan untuk berbagai kebutuhan bernilai ekonomi.

“Potensinya ada, tinggal bagaimana kita mengelolanya supaya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Fauzi.

Selain perkebunan, kata Fauzi, wilayah Ngele-Ngele Besar juga memiliki potensi perikanan dan kelautan yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi warga.

“Pada intinya kami Pemerintah desa berharap, dari berbagai potensi yang ada, dapat dikembangkan secara bersamaan sehingga perekonomian masyarakat tidak bergantung pada satu sektor.,” tutupnya.

Baca Juga:  Peringati HUT ke-24, Demokrat Taliabu Berbagi Santunan di Pesantren hingga Janda
Penulis: Aswan KharieEditor: Rian Hidayat