Dalam dialog publik yang digelar AMPP Togammoloka, Provinsi Maluku Utara, Rektor Universitas Pasifik, Irfan Hi. Abdurahman, menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) dan riset sebagai kunci mendorong pertumbuhan ekonomi Pulau Morotai.
Dalam pemaparannya, Irfan menilai, perkembangan ekonomi Morotai hingga saat ini belum menunjukkan perubahan signifikan. Menurutnya, struktur ekonomi daerah masih didominasi oleh sektor primer seperti perikanan, pertanian, dan kelautan.
“Kemajuan ekonomi Morotai masih belum menunjukan perubahan signifikan. Meskipun ada upaya perbaikan diberbagai sektor, namun sektor ekonomi masih didominasi oleh sektor primer,” ujarnya sebagai narasumber di kegiatan dialog tersebut, Senin, 6 April 2026.
Ia bilang, Morotai memiliki potensi besar, khususnya di sektor perikanan dan pariwisata. Namun, kata Irfam, potensi tersebut dinilai belum dikelola secara optimal, terutama dalam hal peningkatan nilai tambah produk.
“Kita perlu meningkatkan nilai tambah produk perikanan dan mengembangkan industri pariwisata yang lebih maju,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Irfan menyebut, kolaborasi anatara kampus, pemerintah, akademisi dan pelaku usaha dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah.
“Universitas Pasifik siap berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuham daerah,” tambahnya.
Selain itu, ia menyoroti perlunya dukungan pemerintah dalam mempercepat penyelesaian regulasi serta pembangunan infrastruktur untuk menarik investasi ke Morotai. Promosi pariwisata dan kemudahan akses ke destinasi juga dinilai perlu ditingkatkan.
“Kita perlu meningkatkan kredibilitas, integritas, dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan daerah,” tutupnya.
