News  

Usut 2 Kasus Korupsi di Tidore, Jaksa Periksa Mantan Wali Kota dan Kepala BPKAD Malut

Kajari Tidore Kepulauan, Sabar didampingi Kasi Pidsus. Foto: Samsul L

Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore Kepulauan kembali mengusut dugaan tindak pidana korupsi dengan memeriksa dua pejabat penting, yakni mantan Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt H. Ali Ibrahim, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku Utara, Dr. Ahmad Purbaja.

Keduanya diperiksa dalam perkara yang berbeda. Capt H. Ali Ibrahim dimintai keterangan terkait dugaan korupsi pengadaan lampu jalan tenaga surya (solar cell) di wilayah Kota Tidore Kepulauan. Sementara itu, Dr. Ahmad Purbaja diperiksa dalam kasus dugaan korupsi proyek Pembangunan Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Goto Tahun Anggaran 2021.

Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan, Sabar Evryanto Batubara, membenarkan bahwa kedua saksi hadir memenuhi panggilan penyidik dan telah memberikan keterangan.

“Mantan Wali Kota Capt. Ali Ibrahim telah hadir di Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan untuk memberikan keterangan sebagai saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan solar cell di desa-desa wilayah Kota Tidore Kepulauan tahun anggaran 2023–2024,” ujar Sabar, Kamis, 22 Januari 2026.

Menurut Sabar, dalam pemeriksaan tersebut penyidik mendalami sejauh mana pengetahuan mantan wali kota terkait proses pengadaan, termasuk kebijakan daerah yang berlaku saat proyek lampu jalan tenaga surya tersebut dilaksanakan.

“Keterangan saksi dikaitkan dengan kebijakan daerah pada waktu itu serta mekanisme pengadaan lampu jalan tenaga surya di desa-desa,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Ahmad Purbaja diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Kepala BPKAD sekaligus Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD)/Bendahara Umum Daerah (BUD). Dari pemeriksaan tersebut, penyidik memperoleh gambaran rinci terkait alur pencairan anggaran proyek TPI Goto.

“Keterangan yang disampaikan membuka terang proses pencairan anggaran, mulai dari pembayaran uang muka hingga pencairan 100 persen, serta pihak-pihak yang terlibat,” tegas Sabar.

Baca Juga:  Monitoring Distribusi Logistik, Panwaslu Ternate Tengah: Belum Ada Kendala Signifikan

Terpisah, Dr. Ahmad Purbaja membenarkan dirinya telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejari Tidore Kepulauan.

“Sudah selesai, dimintai keterangan,” singkatnya.

Penulis: Samsul LEditor: Ghalim Umabaihi