News  

BPBD Maluku Utara Buat Imbauan Soal Peringatan Cuaca ekstrim Hingga Februari 2026

Ilustrasi istimewa cuaca ekstrem di laut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara mengimbau pada seluruh pemerintah di kabupaten dan kota agar meningkatkan koordinasi hingga mempersiapkan sumberdaya terkait dengan Peringatan Dini Cuaca dan Potensi Cuaca Ekstrem Wilayah Provinsi Maluku Utara yang terjadi mulai dari 29 Januari sampai 04 Februari 2026.

Imbauan rersebut melalui surat dengan omor 300.2.1/077 /BPBD, ditujukan kepada BPBD Kab/Kota Se-Provinsi Maluku Utara, untuk menindaklanjuti informasi press release prospek cuaca dan potensi cuaca ekstrem wilayah Provinsi Maluku Utara periode 29 Januari sampai 04 Februari 2026 yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika Sultan Babullah Ternate.

“Kepada BPBD seluruh Kabupaten/Kota diimbau untuk dapat melakukan hal-hal sebagai berikut: Meningkatan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam mengantisipasi kemungkinan adanya potensi ancaman bencana Hidrometeorologi; Mempersiapkan sumberdaya dan terus mengupdate informasi cuaca melalui BMKG; Memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi wilayah terdampak; Memastikan ketersediaan rambu dan jalur evakuasi,” tulis  Fehby Alting, Kepala Pelaksana BPBD Maluku Utara, dalam surat imbauan tertanggal 29 Januari 2026.

Selain itu, imbauan tersebut juga ditujukan kepada masyarakat untuk dapat diambil langkah-langkah sebagai berikut:

  • Kenali potensi bencana di lingkungan masing-masing
  • Segera evakuasi ke tempat yang lebih aman apabila terjadi potensi bencana seperti banjir dan longsor;
  • Waspadai aktivitas di wilayah rawan seperti pesisir pantai dan area perbukitan;
  • Jauhi area pepohonan tua atau rawan tumbang;
  • Selalu periksa prakiraan cuaca sebelum bepergian dengan moda transportasi darat, laut dan udara;
  • Selalu ikuti dan dapatkan informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Babullah Ternate (BMKG) dan BPBD.
Baca Juga:  Rombak Jabatan Eselon III-IV, Bupati Sula: Jangan Lihat Siapa yang Dilantik