News  

Daya Listrik di Morotai Dipastikan Aman saat Ramadan

Kantor PLN ULP Daruba, Pulau Morotai. Foto: Istimewa

Perusahan Listrik Negara (PLN) ULP Daruba, Pulau Morotai, Maluku Utara memastikan daya mampu pasok listrik serta ketersediaan bahan bakar minyak untuk pembangkit dalam kondisi aman saat memasuki awal Ramadan.

Manager ULP Daruba, Cahyo Tri Hartoyo, menyampaikan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipatif, termasuk pemeliharaan jaringan dan pembangkit beberapa hari terakhir.

“Untuk secara daya mampu pasok dan bahan bakar untuk di Daruba aman. Dan kami telah melakukan pemeliharaan jaringan dan pembangkit dalam beberapa hari ini,” ujarnya Senin, 16 Februari 2026.

Baca Juga:  Usai Dilantik, Kajari Halmahera Utara Komitmen Tuntaskan Tunggakan Kasus Korupsi

Menurutnya, pekerjaan perbaikan lebih difokuskan di wilayah Morotai Jaya dan Morotai Utara. Di dua kecamatan tersebut, Cahyo bilang, PLN melakukan pembenahan konstruksi jaringan serta pemangkasan pohon yang berpotensi menganggu aliran listrik.

“Untuk perbaikan banyak di wilayah Morotai Jaya dan Utara, karena disana banyak konstruksi yang kami perbaiki dan pohon yang kami pangkas,” jelasnya.

Meski kondisi sistem dinyatakan aman, kata ia, potensi gangguan tetap bisa terjadi, terutama saat cuaca buruk.

Baca Juga:  Polisi Pelaku KDRT di Halmahera Utara Resmi Jalani Sidang Kode Etik, Berikut Sanksinya

Bahkan kata Cahyo, banyaknya pohon kelapa milik warga yanf berada dekat jaringan listrik menjadi salah satu faktor risiko.

“Untuk gangguan jaringan masih memungkinkan terutama jika cuaca buruk, karena di Morotai sangat banyak pohon kelapa yang ditanam masyarakat dekat jaringan PLN,” ujarnya.

Ia menghimbau masyarakat agar menggunakan listrik sesuai dengan daya terpasang guna menghindari kelebihan beban. Jika kebutuhan listrik meningkat, warga dapat mengajukan penambahan daya.

Baca Juga:  Ikan Menjauh, Nelayan di Haltim Lempari Kapal Pengangkut Ore Nikel

“Penggunaan listrik yang penting sesuai daya yang terpasang saja, dan bisa lakukan tambah daya jika yang dibutuhkan tidak cukup,” imbauhnya.

Apabila terjadi gangguan atau pemadaman, kata Cahyo, masyarakat dapat melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Call Center 123 untuk penanganan cepat.

Penulis: Aswan KharieEditor: Rian Hidayat