News  

Gegara Dokumen Tak Siap, Pemkot Ternate Gagal Dapatkan DAK 15 Miliar

Kepala Disperkimtan Kota Ternate, Muhammad Syafei. Foto: Muhammad Ilham Yahya/cermat

Pemkot Ternate melalui Disperkimtan gagal mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 yang akan disalurkan oleh Pemerintah Pusat.

DAK dengan nilai Rp 15 miliar tersebut direncanakan untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Salero, Kecamatan Ternate Utara.

Kepala Disperkimtan Ternate, Muhammad Syafei mengatakan, alasan dicoretnya Disperkimtan dari daftar penerimaan DAK lantaran pihaknya tidak menyiapkan data dan sejumlah dokumen pendukung sebagai syarat administrasi.

“Dana itu bukan hangus melainkan dipindahkan ke daerah lain. Jujur kita mengakui bahwa sebagian data-data  pendukung kita itu tidak maksimal dibandingkan yang lain yang lebih siap,” ujar Syafei, Selasa, 22 Agustus 2023.

“Kalau saja DAK hampir Rp 15 miliar di tambah dengan sharing kita 10 miliar totalnya bisa 25 miliar, kan lumayan,” sambung Syafei.

Ia bilang, data pendukung tersebut yakni Surat Keterangan (SK) Wali Kota Ternate tentang kawasan kumuh yang tidak dibuatkan update data terbarunya. Kemudian beberapa dokumen perencanaan kawasan yang harusnya disiapkan lebih.

Kendati begitu, Syafei mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Wali Kota M Tauhid Soleman. Ia juga memastikan untuk DAK tahun 2025 akan diupayakan pihaknya.

“Kesalahan itu dari kita di Disperkimtan, harus mengakui dari Pokja tidak begitu teliti. Insya Allah tahun 2025 persiapan lebih lengkap lagi, lebih teliti lagi persiapan perencanaan lebih optimal sehingga tidak ada alasan mereka untuk mencoret,” pungkasnya.

——

Penulis: Muhammad Ilham Yahya

Editor: Rian Hidayat Husni

Baca Juga:  Kekeluargaan dalam Tim Akan Membantu Malut United Menaklukan Persiraja Banda Aceh