Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menjajaki kerja sama dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) untuk mendukung rencana pembangunan sekolah vokasi.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan siap menghadapi kebutuhan dunia industri.
Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, ke kampus Unhan RI di Sentul. Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Halmahera Timur Ricky Chairul Ricfat, Kepala Bagian Umum dan Protokol, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan, serta Kepala Bagian Komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan.
Rombongan Pemkab Halmahera Timur diterima langsung oleh Rektor Unhan RI, Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., bersama jajaran pimpinan universitas.
Dalam pertemuan tersebut, Ubaid memaparkan kondisi geografis, potensi sumber daya alam, serta perkembangan investasi yang terus meningkat di Halmahera Timur. Ia juga menyoroti tantangan daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil seiring pesatnya pembangunan dan masuknya investasi.
“Kami membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri. Kehadiran sekolah vokasi menjadi salah satu solusi strategis dalam menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Ubaid.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Ricfat, mengatakan pembangunan sekolah vokasi diharapkan mampu mendukung kebutuhan tenaga kerja yang diproyeksikan mencapai sekitar 60.000 orang pada 2028.
Menurutnya, kebutuhan tersebut sejalan dengan pesatnya perkembangan kawasan industri di Halmahera Timur yang menjadi bagian dari kawasan strategis pendukung Program Strategis Nasional (PSN).
“Kami berharap sekolah vokasi ini menjadi pusat pengembangan kompetensi tenaga kerja lokal sehingga masyarakat Halmahera Timur dapat mengambil peran lebih besar dalam berbagai peluang kerja yang tersedia di kawasan industri,” kata Ricky.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Unhan RI Anton Nugroho menjelaskan bahwa Universitas Pertahanan merupakan perguruan tinggi di bawah Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang memiliki berbagai fakultas dan program studi yang berfokus pada pengembangan SDM unggul, mulai dari bidang pertahanan, teknologi, kesehatan hingga manajemen.
Ia menyebutkan Unhan memiliki sejumlah fakultas, di antaranya Fakultas Vokasi Logistik Militer di Belu, Nusa Tenggara Timur, Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas Farmasi Militer, Fakultas MIPA Militer, Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan, Fakultas Strategi Pertahanan, Fakultas Manajemen Pertahanan, Fakultas Keamanan Nasional, hingga Program Doktor Ilmu Pertahanan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Kedua pihak sepakat menjajaki kerja sama lebih lanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat pembangunan daerah, khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi di Kabupaten Halmahera Timur.
