News  

Sekolah di Taliabu Alami Kebakaran, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Tiga RKB Sekolah Dasar Negeri Kawalo di Pulau Taliabu, Maluku Utara terbakar. Foto: Warga Kawalo/cermat

Sebanyak tiga ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, ludes dilalap api pada Senin, 29 Juni 2026 sekitar pukul 16.50 WIT.

Kebakaran menghanguskan tiga Ruang Kelas Belajar (RKB) beserta seluruh barang yang berada di dalamnya. Warga dari Desa Kawalo dan Desa Woyo pun berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, seperti loyang, jeriken, dan wadah penampung air lainnya.

Sementara itu, mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu tidak dapat menjangkau lokasi. Jarak yang jauh dari ibu kota kabupaten serta kondisi jalan yang rusak membuat petugas kesulitan menuju lokasi kebakaran.

Baca Juga:  Meriahnya Night Run Demokrat Malut di Kota Ternate

Guru SDN Kawalo, Amin Rais Umagap, mengatakan bangunan yang terbakar merupakan gedung lama sekolah yang terdiri dari tiga ruangan.

“Satu ruangan dijadikan gudang penyimpanan barang-barang rusak seperti mebel dan perlengkapan sekolah yang sudah tidak terpakai. Sedangkan dua ruangan lainnya masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” kata Amin kepada cermat.

Ia membantah dugaan sementara yang menyebut kebakaran dipicu korsleting listrik. Menurutnya, bangunan yang terbakar sama sekali tidak memiliki instalasi listrik.

“Kalau dugaannya korsleting listrik, sepertinya tidak mungkin karena gedung yang terbakar memang tidak memiliki instalasi listrik,” ujarnya.

Amin menjelaskan, proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam dan sepenuhnya dilakukan oleh warga dengan peralatan sederhana. Hingga api berhasil dipadamkan, penyebab kebakaran masih belum diketahui.

“Kerugiannya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena bukan hanya barang-barang di dalam ruangan yang hangus, tetapi juga bangunan sekolah,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN Kawalo, Sahjuan Sangaji, telah dikonfirmasi namun belum memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut.

Diketahui, SDN Kawalo memiliki total 11 ruang kelas. Tiga ruangan yang terbakar merupakan bangunan lama milik sekolah tersebut.