News  

Siap-siap! Harga Ikan di Ternate Naik Awal Ramadan

Suasana kawasan Pasar Ikan di Kota Ternate, Maluku Utara. Foto: Eko Pujianto/cermat

Mayoritas harga ikan di Pasar Kota Ternate, Maluku Utara, diperkirakan melonjak saat memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah mendatang. Hal itu diakui para pedagang ikan.

Hasil pantauan cermat di Pasar Higienis Ternate, Sabtu, 14 Februari 2026, beberpa jenis ikan dasar hingga pelagis masih dibanderol dengan harga normal.

Suharni, salah satu pedagang di Pasar Gamalama, mengungkapkan bahwa rata-rata ikan saat ini dijual di kisaran Rp40.000 hingga Rp50.000 perkilogramnya.

Baca Juga:  IKAPATTI Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir di Rua, Ternate 

“Untuk ikan tude dan lolosi sekarang harganya Rp50.000 perkilogram, kalau ikan komo sedikit lebih murah, yakni Rp40.000 perkilo,” ujarnya saat ditemui di lapaknya.

Pedagang juga menyediakan opsi pembelian per termpat dengan harga lebih terjangkau, yakni Rp20.000 untuk jenis ikan komo, tude, maupun lolosi.

Ismiati, pedagang lainnya, menjelaskan bahwa harga ikan saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebulan lalu.

Baca Juga:  Update Banjir Bandang Rua, Ternate: 19 Orang Meninggal Dunia

“Satu minggu atau satu bulan kemarin itu harga sempat mahal sekali, bisa sampai Rp50.000-Rp60.000. Tapi sekarang sudah normal kembali di angka Rp30.000-an per kilo,” jelasnya.

Fluktuatifnya harga ikan di Ternate memang sangat bergantung pada kondisi alam. Ismiati menyebut bahwa saat ini sedang memasuki musim pancaroba, di mana kondisi cuaca sering berubah-ubah secara mendadak.

“Kalau cuaca bagus, nelayan banyak yang melaut, harga pasti turun. Tapi kalau cuaca buruk, stok kurang, otomatis harga naik,” tambahnya.

Baca Juga:  Polisi Tangkap 18 Pelaku Judi Sabung Ayam di Ternate

Meski saat ini harga masih bersahabat, masyarakat diimbau untuk bersiap menghadapi kenaikan harga dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan kebiasaan para nelayan yang memilih untuk tidak melaut pada hari-hari pertama bulan puasa.

“Biasanya kalau sudah masuk puasa, nelayan banyak yang libur melaut. Kondisi itu yang bikin stok ikan di pasar jadi sedikit, sehingga harganya pasti naik lagi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pengurus AJI Indonesia, Victor Mambor, Diteror Aksi Ledakan Bom di Papua
Penulis: Eko PujiantoEditor: Rian Hidayat