News  

Tiga Jasad Korban Ditemukan, Operasi Sar Gunung Dukono Ditutup

Kondisi jasad dua korban WN Singapura yang dievakuasi tim sar saat operasi pencarian hari ketiga. Foto: Istimewa

Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi dua jenazah warga negara (WN) Singapura korban erupsi Gunung Api Dukono pada hari ketiga pencarian.

Kedua jenazah ditemukan dalam kondisi mengalami kerusakan parah yang diduga akibat tertimpa material vulkanik dan batu saat erupsi terjadi. Proses evakuasi baru berhasil diselesaikan sekitar pukul 13.00 WIT.

Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan proses evakuasi berlangsung sangat sulit karena kondisi di puncak Gunung Dukono masih berbahaya. Tim SAR harus memanfaatkan jeda waktu di antara erupsi untuk mengevakuasi para korban.

Baca Juga:  Jaksa Agung Perintah Tuntaskan Kasus Korupsi di Maluku Utara

“Evakuasi cukup sulit karena kondisi di puncak Dukono sangat mengkhawatirkan. Saya bahkan sulit menggambarkan situasi di atas. Medannya sangat rawan, ditambah curah hujan yang cukup tinggi pada hari ketiga pencarian,” ujarnya.

Iwan mengungkapkan kondisi jasad korban mengalami kerusakan parah yang diduga akibat tertimpa batu serta material panas erupsi Gunung Dukono.

“Soal kondisi jasad, saya tidak bisa menjelaskan secara rinci. Rekan-rekan bisa melihat sendiri kondisinya,” katanya.

Baca Juga:  Vandalisme di Pintu Ruangan Sekda, Wali Kota Ternate: Ini Persoalan Internal

Setelah dievakuasi ke pos penanganan bencana, seluruh jenazah langsung dibawa ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak Kedutaan Besar Singapura.

“Setelah ini, kami akan melakukan briefing bersama seluruh stakeholder terkait, kemudian hasilnya diserahkan kepada SC untuk proses penutupan operasi pencarian korban,” pungkasnya.

Sebelumnya, tim sar gabungan juga telah mengevakuasi satu korban lainnya pada hari kedua pencarian.

Baca Juga:  Hari Ketiga Pencarian, 2 Korban Banjir di Ternate Kembali Ditemukan
Penulis: Samsul LaijouEditor: Rian Hidayat