News  

Usut Dugaan Korupsi Retribusi, Jaksa dan Inspektorat Turun ke Pasar Higienis Ternate

Kasi Pidsus Kejari Ternate. Foto: Samsul/cermat

Tim Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara, bersama Inspektorat turun langsung ke sejumlah lapak di pasar Higienis, Kelurahan Gamalama.

Langkah jaksa ini merupakan keseriusan dalam mengusut kasus dugaan korupsi retribusi pasar di Desperindag Kota Ternate. Anggaran pada Januari 2023 tersebut sebesar Rp 1.038.353.437.

Dalam kasus yang ditangani ini, tim penyidik telah melakukan pemeriksaan mulai dari pedagang hingga pejabat di Disperindag Kota Ternate.

Dalam kasus tersebut, diduga ada keterlibatan seorang ASN yang bertugas di Disperindag Kota Ternate.

Kasi Pidsus Kejari Ternate, M. Indra Gunawan kepada awak media mengatakan, inspeksi yang dilakukan bersama pihak inspektorat. Ini dilakukan pencocokan data terkait dengan slip pembayaran pada kasus penyetoran retribusi lapak ke kas daerah senilai Rp 1 miliar lebih.

“Kita mau pastikan saja pembayaran itu sudah sama, atau belum dengan rekening korannya,” jelas Indra, Selasa, 19 September 2023.

Indra menambahkan, hari ini tim penyidik mencoba mencocokan hasil setoran dari sejumlah pedagang baju di lantai 2 pasar Higienis. Kendati begitu, pihaknya mengaku belum bisa menyampaikan karena masih dalam proses.

“Pada prinsipnya, apa yang kami lakukan bersama pihak inspektorat ini untuk menghitung kerugian negara dalam kasus tersebut,” pungkasnya.

———

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

Baca Juga:  Mahasiswa THP Unhena Halut Luncurkan Produk Ikan Asin Kering Malalugis