Sebuah gedung pertemuan lama di kawasan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara, kini tampak mulai kehilangan perawatannya.
Bangunan yang berada tepat di samping sekolah SMA Aliyah Morotai itu terlihat kusam, dengan sejumlah bagian dinding mengalami pelapukan dan halaman yang tidak lagi tertata.
Dari luar, bangunan tersebut masih memperlihatkan bentuk arsitektur lama. Cat pada dinding dan pagar mulai memudar, sementara beberapa bagian bangunan tampak mengalami kerusakan akibat usia.
Kondisi itu menjadi perhatian warga sekitar. Keberadaan gedung tersebut dinilai masih memiliki nilai sebagai salah satu fasilitas yang pernah digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan.
“Gedung ini sudah lama ada. Dulu setahu kami sering digunakan untuk kegiatan masyarakat, tetapi sekarang kondisinya sudah tidak seperti dulu,” kata Ombo, seorang warga saat ditemuidisekitar lokasi tersebut, Jumat, 11 September 2026.
Ia berharap bangunan tersebut tidak dibiarkan semakin rusak. Jika masih menjadi aset yang dapat dimanfaatkan, pemerintah dinilai perlu melihat kembali fungsi dan kondisi gedung tersebut.
“Kalau memang masih bisa dipakai, sebaiknya diperbaiki. Sayang kalau bangunan yang sudah lama ada ini dibiarkan begitu saja,” ujarnya.
Selain persoalan fisik bangunan, ia juga berharap ada kejelasan mengenai pemanfaatan gedung tersebut ke depan. Menurutnya, fasilitas publik yang berada di kawasan permukiman masih dapat memberikan manfaat apabila dirawat dan digunakan kembali.
“Minimal ada perhatian dari pemerintah. Biar gedung ini dibersihkan dan dirawat, sehingga tidak terlihat seperti bangunan yang ditinggalkan,” harapnya.
