News  

Antusias! SD Negeri 8 Ternate Siap Tampil di Karnaval JKPI

Kepala Sekolah SD Negeri 8 Kota Ternate, Dede Ferdian Rosita, S.Pd., M.Pd. (Foto: Doc Pribadi/Istimewa).

SD Negeri 8 Kota Ternate, Maluku Utara, menjadi salah satu sekolah dasar yang turut ambil bagian dalam pelaksanaan Pawai Budaya dan Karnaval Rakernas XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kota Ternate, pada Minggu, 29 Agustus 2026 mendatang.

Kepala SD Negeri 8 Kota Ternate, Dede Ferdian Rosita, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak sekolah menyambut baik kesempatan tersebut. Menurutnya, antusiasme siswa dan orang tua untuk terlibat dalam kegiatan ini bahkan melampaui kuota peserta yang telah ditentukan.

Pelaksanaan gladi persiapan karnaval JKPI oleh siswa SDN 8 Kota Ternate.

“Antusiasme orang tua dan anak-anak sangat besar. Awalnya kami hanya mendapatkan kuota untuk siswa kelas 4, 5, dan 6, tetapi ternyata semangat anak-anak begitu tinggi sehingga ada juga siswa kelas 1 yang ingin ikut ambil bagian,” ujarnya kepada cermat, Kamis, 27 Agustus 2026.

Baca Juga:  Di Riuh Pasar Gamalama, Keluarga Kecil Itu Menanti Rumah Layak

Menurut ia, keterlibatan siswa kelas satu membuat peserta dari SD Negeri 8 menjadi salah satu kelompok dengan usia paling muda dalam pawai tersebut. Bagi pihak sekolah, kondisi ini menjadi kebanggaan sekaligus kesempatan untuk mengenalkan sejarah, budaya, dan identitas Kota Ternate kepada anak-anak sejak dini.

Dede menilai keterlibatan sekolah dalam Rakernas XII JKPI juga menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik. Dari banyak sekolah dasar di Kota Ternate, hanya beberapa yang mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, dan SD Negeri 8 menjadi salah satunya.

Untuk mempersiapkan penampilan, sekolah telah menggelar latihan bersama. Para siswa didampingi guru agar lebih memahami rangkaian pawai dan tampil percaya diri. Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan anak-anak mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Polresta Tidore Sebut Senpi yang Dibawa Masuk ke Ruangan Sidang Sudah Sesuai SOP

Dede menegaskan, keikutsertaan siswa tidak dibebani pungutan biaya dari sekolah. Orang tua diberikan keleluasaan untuk menentukan keterlibatan anak masing-masing. Sebagai bentuk dukungan, sekolah juga menyediakan konsumsi bagi siswa selama mengikuti kegiatan.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena SD Negeri 8 Kota Ternate diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari kegiatan besar ini. Ini bukan hanya tentang mengikuti sebuah pawai, tetapi juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar mengenal budaya, sejarah, dan kekayaan Kota Ternate sebagai kota pusaka,” katanya.

Ia berharap pengalaman tersebut tidak hanya menjadi kenangan bagi para siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap budaya serta daerah mereka sendiri.

Baca Juga:  Sekda Taliabu Ingatkan Netralitas ASN Saat Pimpin Upacara 17 Bulan Berjalan