News  

BBM Langka, Penyeberangan Speedboat Ternate-Sofifi Terganggu

Aktivitas penumpang di Pelabuhan Semut Mangga Dua Ternate, Maluku Utara. Foto: Fahri Aufat/cermat

Aktivitas penyeberangan rute Ternate-Sofifi melalui Pelabuhan Semut di Kota Ternate, Maluku Utara, terganggu akibat kelangkaan BBM jenis minyak tanah. Kondisi ini membuat banyak speedboat tidak dapat beroperasi dan menyebabkan penumpukan penumpang di dermaga.

Pantauan cermat di Pelabuhan Semut, Selasa, 20 Januari 2026, menunjukkan sejumlah speedboat hanya sandar tanpa aktivitas karena kehabisan bahan bakar. Keberangkatan berlangsung terbatas dan hanya dilakukan oleh armada yang masih memiliki sisa minyak, sehingga jadwal penyeberangan menjadi tidak menentu.

Seorang motoris speedboat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kelangkaan minyak tanah sudah terjadi cukup lama.

“Minyak di pelabuhan sudah susah. Banyak speed tidak bisa kaluar karena tidak ada minyak. Kalau mau jalan, harus cari sampai Tamboli,” ujarnya.

Motoris lainnya, Ulen, mengungkapkan bahwa minyak yang diperoleh di luar pangkalan dijual dengan harga lebih mahal dibandingkan harga normal. Hal ini membuat biaya operasional meningkat dan memaksa sebagian speedboat terpaksa parkir.

“Harga di luar mahal sekali. Kalau dipaksakan jalan, biaya tidak seimbang dengan tarif,” katanya.

Dampak macetnya aktivitas pelayaran akibat kelangkaan BBM ini dirasakan langsung oleh penumpang tujuan Sofifi. Calon penumpang terlihat mengantre di area pelabuhan, menunggu speedboat yang bisa berangkat.

Rani, seorang penumpang yang mau ke Sofifi mengaku harus menunggu berjam-jam akibat terbatasnya armada yang beroperasi.

“Dari tadi sudah antri, speedboat sedikit yang keluar. Torang cuma bisa tunggu,” ucapnya.

Kondisi kelangkaan minyak tanah ini membuat aktivitas penyeberangan Ternate Sofifi berjalan tidak normal. Sejumlah speedboat masih terparkir di dermaga, sementara penumpang harus menunggu lebih lama akibat terbatasnya armada yang dapat beroperasi.

Baca Juga:  Kejati Mulai Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Praktik di Dikbud Malut
Penulis: Fahri AufatEditor: Rian Hidayat