News  

Kejari Halmahera Selatan Didesak Usut Dugaan Penyalagunaan Anggaran Desa Pasipalele

Kondisi masjid di Desa Pasipalele yang mendapat kucuran dana Pokir DPRD, namun direnovasi tak sesuai. Foto: Istimewa

Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan, Maluku Utara didesak untuk mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran desa (ADD dan DD).

Desakan ini disampaikan sejumlah warga yang mengaku mengeluhkan tidak adanya keterbukaan pengelolaan ADD dan DD oleh Pemerintah Desa Pasipalele, Gane Barat Selatan, Halmahera Selatan.

Menurut warga, dugaan penyalahgunaan dana desa tersebut sejak tahun 2017 hingga masuk tahun 2024.

Mereka menilai Kepala Desa Pasipalele enggan terbuka terkait pengelolaan anggaran, bahkan, laloran pertanggungjawabannya pun tak diketahui warga.

Tak hanya itu, salah satu Pokir (Pokok-Pokok Pikiran) anggota DPRD Maluku Utara yang diperuntukkan bagi renovasi masjid desa dengan nilai ratusan juta pun diklaim tak sesuai.

Baca Juga:  Fahril Pora Terpilih jadi Ketua Pemuda Desa Fatce, Kepulauan Sula