News  

Korupsi Uang Retribusi Pasar 1 Miliar, Oknum ASN di Ternate Manfaatkan Jadi Rentenir

Pembantu Bendahara Penerimaan Disperindag Kota Ternate saat Ditahan Jaksa. Foto: Samsul/cermat

Pembantu Bendahara Penerimaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara, secara resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari), Jumat, 10 November 2023.

ASN berinisial N ini diduga terlibat dalam kasus korupsi Retribusi Pasar di Kota Ternate. Kini, setelah ditetapkan sebagai tersangka, ia ditahan selama 20 hari, terhitung mulai hari ini sampai 29 November 2023 di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ternate.

Penahanan tersangka tersebut dilakukan untuk kepentingan penyidikan. Sebab ada kekhawatiran, tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.

Kasus ini diketahui mulai dicurigai, saat Bendahara Penerimaan saat ini menerima setoran uang retribusi pasar dari pedagang dari salah satu pedagang sebesar Rp 50.000.000. Lalu, ia menyerahkan uang fisik beserta tanda bukti penerimaan sementara atas penerimaan retribusi pasar kepada tersangka untuk diproses pembuatan dokumen pendukung penyetoran dan setorkan ke Rekening Penerimaan Daerah Kota Ternate pada BPRS Bahari Berkesan.

Baca Juga:  Kadis Kehutanan Malut Polisikan Mahasiswa Gara-gara Didemo soal Mafia Proyek