News  

Kuasa Hukum Desak Kasus Tindak Pidana Pemilu di TPS 5 Ngidiho Segera Ditetapkan Tersangka

Ilustrasi istimewa dari NI Online

Kuasa hukum pelapor dugaan tindak pidana pemilu TPS 05 Desa Ngidiho, Galela Barat, Halmahera Utara, mendesak agar status tersangka segera ditetapkan.

Kasus tersebut terkait penggelembungan suara yang diduga dilakukan sejumlah oknum Caleg DPRD yang di antaranya adalah anggota DPRD aktif.

“Penggelembungan suara terjadi saat perhitungan suara KPPS tepatnya pada 15 Febuari lalu, sekitar pukul 04.00 WIT. Kejadian itu disaksikan klien kami, Suwarjono Buturu,” ucap Sahdam Husein, Kuasa Hukum Pelapor, Jumat, 8 Maret 2024.

Sahdam menyebut penggelembungan suara ini diduga dilakukan oleh Caleg Nasdem nomor urut 1 Abdilla Bailusi, Caleg PKB nomor urut 1 Fahmi Musa, dan Caleg Golkar nomor urut 2 Christina Lessnusa.

“Dugaan kami petugas KPPS berani mengambil tindakan yang demikian tentu bukan atas inisiatifnya sendiri, akan tetapi ada arahan atau perintah dari para caleg tersebut, dan hal itu tidaklah gratis,” ungkapnya.

Baca Juga:  Arifin Djafar Segera Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Ternate