News  

Polda Maluku Utara Tetapkan 7 Warga sebagai Tersangka Lantaran Dianggap Halangi Tambang

Kantor Polda Maluku Utara. Foto: Samsul/cermat

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara menetapkan 7 orang masyarakat di Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, sebagai tersangka.

Masyarakat adat ini ditetapkan sebagai tersangka lantaran dianggap mengganggu dan merintangi kegiatan PT Wana Kencana Mineral (WKM) selaku pemegang izin usaha pertambangan (IUP).

7 orang warga dari Desa Waijoi dan Jikomoi itu, diantaranya Estepanus Djojong alias Panus (62) yang merupakan ketua adat Waijoi dan Jikomo, Septon Djojon alias Ton (42), Keng Kamariba alias Keng (61), Lifas Gorango alias Rinto (40), Paulus Lasa alias Paul (54); Rifo Bobala alias Rifo (35), dan Oscar Barera alias Oscar (47).

Sebagaimana Surat Keterangan Kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Utara Nomor: B/174/III/2024/Dit Reskrimsus tentang Pemberitahuan Penetapan Tersangka, ketujuh warga Waijoi dan Jikomoi ini langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga:  Kejari Tidore Lidik Dugaan Penyalahgunaan Dana Penyertaan Modal Perumda Aman Mandiri