News  

Puluhan Pelajar Terjaring Razia Saat Main Biliar di Jam Sekolah, Polisi Tegur Pemilik Usaha

Sebagian siswa-siswi yang diamankan di tempat Bilyard Point Tobelo. Foto: Istimewa

Polsek Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, mengamankan puluhan pelajar yang kedapatan bermain biliar saat jam belajar pada Rabu, 29 April 2026.

Penertiban dilakukan di dua lokasi biliar yang berada di Desa Gosoma, yakni New Plaza dan Poin Tobelo. Tindakan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat melalui layanan 110 yang langsung direspons aparat kepolisian.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tobelo, Ipda Asdar. Puluhan pelajar yang terjaring kemudian dibawa ke Mapolsek Tobelo untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Setibanya di Mapolsek, para pelajar diberikan arahan serta pembinaan. Pihak kepolisian juga segera menghubungi orang tua dan pihak sekolah masing-masing.

Berdasarkan data yang dihimpun, total 46 pelajar diamankan, terdiri dari 43 laki-laki dan 3 perempuan. Mereka berasal dari sejumlah sekolah di Kota Tobelo, di antaranya SMP Kristen Tobelo, SMA Negeri 1 Tobelo, SMA Muhammadiyah, SMK Nusantara, SMA Global, SMA Kristen, serta SMK Sinar Kasih Kokotajaya.

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menegaskan pentingnya pengawasan dari orang tua dan guru terhadap siswa, khususnya saat jam belajar berlangsung.

“Orang tua dan guru harus memperketat pengawasan terhadap siswa-siswi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pemilik usaha biliar agar tidak mengizinkan pelajar bermain pada jam sekolah, terlebih jika masih mengenakan seragam.

“Saya tekankan kepada penanggung jawab tempat biliar untuk melarang siswa-siswi bermain pada saat jam belajar atau ketika masih mengenakan seragam sekolah,” pungkasnya.

Baca Juga:  Anggota DPR Alien Mus Kecam Manipulasi Takaran dan Harga Minyakita, Minta Pemerintah Bertindak Tegas
Penulis: Samsul LEditor: Ghalim Umabaihi