Seluruh Puskesmas di Pulau Morotai, Maluku Utara mengikuti kegiatan pembinaan dan pemetaan sarana prasarana kesehatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan setempat.
Kegiatan tersebut melibatkan penanggung jawab pengelola ASPAK dari 13 Puskesmas bersama para kepala Puskesmas guna memetakan kebutuhan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah.
Pengelola ASPAK Dinas Kesehatan Pulau Morotai, M. Ariffiqrih Jakub, mengatakan pemetaan dilakukan untuk mengetahui kondisi sarana, prasarana hingga alat kesehatan yang tersedia di masing-masing Puskesmas.
“Kegiatan pembinaan dan pemetaan sarana prasarana kesehatan di puskesmas dan rumah sakit. Jadi kegiatan ini kami undang PJ pengelola ASPAK di 13 puskesmas dan seluruh kepala puskesmas,” ujarnya Kamis, 14 Mei 2026.
Menurutnya, hasil dari pemetaan tersebut nantinya akan dijadikan dasar dalam penyusunan program perencanaan pembangunan sektor kesehatan.
“Jadi kegiatan ini kita melakukan pemetaan terhadap kebutuhan yang ada di puskesmas yang mulai dari sarananya, prasarananya dan alat kesehatan,” katanya.
Ia bilang, seluruh data kebutuhan yang telah dihimpun akan diteruskan ke bagian perencanaan agar dapat ditindaklanjuti dalam program penganggaran ke depan.
“Untuk output-nya itu akan kita ajukan dalam bentuk perencanaan. Jadi setelah pemetaan kita akan kirimkan ke perencanaan,” ujarnya.
Selain itu, kata ia, kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat provinsi untuk memberikan pembinaan teknis kepada peserta.
“Jadi kami undang narasumber dari provinsi yaitu PJ ASPAK Provinsi dan PJ Alkes Shopi, dan Shopi distribusi,” tutupnya.
