News  

Selangkah Lagi, BPKP Malut Tuntaskan Perhitungan Kerugian Negara Kasus Mesjid Raya Halsel

Koordinator Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, BPKP Maluku Utara, Her Notoraharjo. Foto: Istimewa

Selangka lagi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Maluku Utara akan tuntaskan perhitungan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Mesjid Raya Halmahera Selatan.

Saat ini Auditor BPKP Maluku Utara diketahui telah melakukan klarifikasi dengan beberapa pihak, tinggal klarifikasi dari Ahli Konstruksi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate.

Informasi yang dihimpun cermat, pembangunan Mesjid Raya dikerjakan secara bertahap. Pada tahun 2017 dikerjakan PT. Bangun Utama Mandiri dengan anggaran sebesar Rp 29.950.000.000.

Tahun 2018 dikerjakan PT yang sama dengan anggaran sebesar Rp 29.895.000.000. Sementara, tahun 2019 dikerjakan oleh CV. Minangga Tiga Satu sebesar Rp 9.984.763.000.

Saat ini, tim penyidik Bidang Pidsus tinggal menunggu hasil perhitungan kerugian negara. Setelah itu, langsung dilakukan gelar ekspos penetapan tersangka.

Baca Juga:  Pemkot Ternate Jawab Tanggapan DPRD Soal RAPBD TA 2022