News  

Usung Tema ‘Rembuk Pemuda untuk Kemajuan Daerah’, KNPI Halteng Siap Bermusda

Ketua Pelaksana Musda KNPI Halteng, Moch Reza Pavlevy. Foto: Istimewa

Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Halmahera Tengah akan menggelar musyawarah daerah (Musda) pada 29 Juni 2024 mendatang.

Ketua Pelaksana, Moch Reza Pavlevy mengatakan tema pelaksanaan Musda kali ini bertajuk ‘Rembuk Pemuda untuk Kemajuan Daerah’.

Menurut Reza, tema ini bertalian dengan perjuangan pemuda Indonesia serta kontribusinya dengan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia.

”Pemuda dituntut menjadi pionir perubahan yang memandu ekonomi, politik, dan dapat bercita-cita mengakselerasi percepatan pembangunan yang menopang kesejahteraan dan kemakmuran daerah, itu tuntutan sejarah,” kata Reza dalam keterangannya kepada¬†cermat, Selasa, 4 Juni 2024.

Baca Juga:  Putra Lanyalla, Khofifah hingga 10 Kepala Daerah Bergabung ke Demokrat Jatim

Lebih lanjut Reza menyoroti peran kaum muda Halmahera Tengah yang dinilai belum peka terhadap isu-isu vital daerah seperti clime change, stunting, inflasi, dan ketersedian ruang-ruang usaha milenial dan gen z yang masih memperihatinkan.

”Sejumlah masalah ini butuh peran kawula muda, walaupun isu tersebut berlaku nasional, tetapi boleh dibilang Halmahera Tengah juga turut berada dalam pusaran problem tersebut, sehingga sebagai kelompok muda penting menjadi corong pembicara membantu pemerintah daerah merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Apalagi ada plus di pemerintahan kali ini yang siap berkolaborasi dengan kelompok manapun,” tutur dia.

Karateker KNPI Halteng, M Guntur A Rahman membeberkan tantangan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Ia bilang, secara nasional, KNPI diharapkan dapat menjawab tantangan menghadapi bonus demografi yang berimbas pada membludaknya populasi anak muda.

Baca Juga:  Ketua DPW PAN Malut Nabiha Alwy Dijadwalkan Tiba di Ternate

”Naiknya populasi anak muda, tidak berbanding lurus dengan ketersedian lapangan kerja di Indonesia, 10 juta Gen Z belum mendapat pekerjaan, belum lagi diperparah dengan keberadaan artifisial inteligensi (AI) yang diproyeksi akan merebut jutaan pekerjaan umat manusia. Tentu ini problem yang harus dilerai dengan cara meningkatkan pengetahuan, kesadaran, disiplin, dan tanggung jawab sebagaimana termuat dalam visi dan misi serta paradigma baru KNPI,” paparnya.

Dia juga berharap momentum Musda KNPI kali ini benar-benar bersahabat dan harmonis dalam rangka merayakan kepeloporannya dalam mencetus ide-ide pembaharuan.

”Seperti dibuktikan pada tahun 1908 dengan kebangkitan Nasional, tahun 1928 lahirnya sumpah pemuda, tahun 1945 dengan usaha merebut serta mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia, tahun 1966 munculnya Orde baru, dan tahun1973 terbentuknya deklarasi pemuda yang melahirkan KNPI, serta tahun 1998 dengan semangat kejuangannya yang kritis, dinamis dan rasional untuk menegakkan demokrasi, keadilan dan supremasi Hukum yang berakumulasi secara sinergi telah melahirkan era reformasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Gegara LPJ DD, BPD dan Kades Waiman di Kepulauan Sula Nyaris Adu Jotos