Ambulans milik Puskesmas Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara kini tak lagi layak digunakan untuk pelayanan kesehatan darurat.
Kondisi kendaraan yang sudah tua, berkarat, dan mengalami kerusakan pada sejumlah bagian membuat angkutan tersebut hanya menjadi saksi perjalanan layanan kesehatan, namun tak lagi aman untuk operasional.
Susanti Ladjame, Kepala Puskesmas Daruba mengakui kondisi ambulans tersebut sudah jauh dari standar pelayanan. Ia bilang, kerusakan terjadi hampir di seluruh bagian kendaraan, mulai dari bodi yang keropos, pintu belakang yang rusak, hingga kondisi mesin yang kerap bermasalah.
“Ambulans ini sudah tidak layak dipakai untuk melayani pasien, apalagi untuk rujukan darurat. Yang pasti dari sisi keselamatan sudah sangat beresiko,” ujarnya, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurut ia, ambulans tersebut sudah digunakan bertahun-tahun untuk melayani masyarakat, termasuk rujukan pasien ke Rumah Sakit. Namun seiring usia pakai, kata ia, kondisi kendaraan semakin menurun dan membutuhkan penggantian, bukan sekadar perbaikan ringan.
“Tetapi kami tetap berupaya memberikan pelayanan yang lebih maksimal, tetapi dengan kondisi ambulans seperti ini tentu sangat terbatas,” jelasnya.
Susanti berharap, pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian terhadap ketersediaan sarana penunjang kesehatan, terutama ambulans yang merupakan fasilitas bagi keselamatan pasien.
“Harapan kami, kedepan ada pengadaan ambulans baru agar pelayanan kesehatan di Daruba bisa lebih optimal dan masyarakat juga merasa aman,” tutupnya.
