Intel di Tubuh Pers, Menyamar atau Menyusup?

Oleh: Nurkholis Lamaau

Jurnalis cermat.co.id

Nama Umbaran Wibowo ramai dibicarakan usai dilantik menjadi Kapolsek Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin pekan kemarin.

Umbaran saat ini berpangkat Inspektur Satu (Iptu), setelah 14 tahun dikenal sebagai jurnalis aktif di TVRI, salah satu stasiun televisi Nasional.

Bahkan, Umbaran tersertifikasi sebagai Wartawan Madya melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Dewan Pers melalui lembaga penguji Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Saya tidak heran jika Umbaran lulus UKW. Sebab, secara bahasa, kata intelijen berasal dari bahasa Inggris, inteligence, yang berarti kecerdasan. Tidak sembarang orang menempati bidang itu.

Di dunia pers, 14 tahun bukan waktu yang singkat. Saya jadi penasaran, apa saja kasus yang diangkat Umbaran selama jadi jurnalis, dan bagaimana produk jurnalistiknya.

Baca Juga:  Perampasan Hak dan Keretakan Metabolik