News  

Polisi Periksa 27 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Penyertaan Modal PDAM Halmahera Utara

Kantor Polda Maluku Utara. Foto: Samsul/cermat

Polda Maluku Utara saat ini telah melakukan pemeriksaan 27 orang saksi dalam kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) milik Pemda Halmahera Utara.

27 orang saksi ini diperiksa tim penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). Para saksi itu diperiksa setelah Polda mengambil alih kasus tersebut dari Satreskrim Polres Halmahera Utara.

Dari 27 orang terperiksa ini, 3 orang di antaranya adalah Direktur PDAM, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Pokja.

Informasi yang diterima cermat, selain 27 orang yang telah diperiksa ini, penyidik Tindak Pidana Korupsi juga sedang menjadwalkan pemanggilan terhadap Komisaris PDAM.

Perkara yang tengah dilakukan penyelidikan ini berkaitan dengan anggaran penyertaan modal dari pemerintah Pusat yang dilidik sebanyak Rp 10 milar, dengan rinciannya pada tahun 2019 sebesar Rp 6 miliar dan tahun 2020 Rp 4 miliar.

Baca Juga:  Literasi Pemilu Menjaga Demokrasi yang Sehat