Surat Tentang “Orang Buangan”

Cerita itu adalah sedikit cerita tentang bagaimana “orang-orang aparatur yang dipindahkan lantaran perbedaan pilihan politik” namun dapat melakukan gerakan perubahan dalam struktur penindasan. Menciptakan kesadaran, kebebasan dan pada akhirnya melahirkan kecintaan, kemudian berlanjut dengan menjalin kehidupan sosial. “Orang-orang buangan” bisa menjembatani perbedaan cara pandang, dan meletakkan dasar bagi karakter ibu-ibu desa.

Sahabatku Budi yang baik

Kita tahu Maluku Utara adalah satu dari sekian daerah di nusantara dengan sejuta cerita sejarah. Jauh sebelum cerita si wanita separuh baya yang karirnya berhenti lantaran perbedaan politik suaminya saat pemilihan kepala daerah, ada banyak tokoh “buangan” yang lahir dari daerah ini. Tak sedikit pula yang sampai bisa mengubah peradaban.

Baca Juga:  Animo Pendidikan di Maluku Utara