News  

Utang Obat RSUD Morotai Belum Lunas, Nilainya Capai Ratusan Juta Rupiah

Tampak depan Gedung RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai. Foto: Aswan/cermat

RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai, Maluku Utara disebut belum melunasi pembayaran obat kepada salah satu perusahaan pemasok di Manado, Sulawesi Utara. Nilai tunggakan tersebut mencapai lebih dari Rp200 juta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tunggakan itu berkaitan dengan pengadaan obat-obatan untuk kebutuhan pelayanan rumah sakit pada 2024. Hingga kini, pembayaran disebut masih menyisakan utang.

Direktur RSUD Ir Soekarno Morotai,  dr. Christie Mamarimbing, membenarkan masih adanya sisa tunggakan obat dari tahun sebelumnya. Namun, ia mengaku belum mengingat secara rinci total nominal utang tersebut karena data berada di bagian perencanaan dan farmasi.

“Ada hutang obat, iya masih ada hutang obat. Untuk besaran hutang saya kurang hapal lagi, datanya di bagian perencanaan dan farmasi, sisa hutang obat-obat 2024 lalu masih ada,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu, 24 Mei 2026.

Menurutnya, pihak rumah sakit saat ini tengah menyiapkan dokumen administrasi untuk proses pembayaran sebagian tunggakan tersebut.

“Rencana tahun ini sebagian akan dibayarkan. Sementara ini mereka siapkan dokumen-dokumen untuk syarat dibayarkan,” ujarnya.

Ia bilang, obat-obatan yang dipesan sebelumnya sebenarnya telah diterima pihak rumah sakit. Bahkan permintaan pembayaran disebut sudah diajukan. Namun pembayaran tidak sempat dicairkan sehingga tunggakan terbawa hingga tahun berikutnya.

“Hutang tahun 2024 punya, masih tersisa. Kalau tidak salah barang obat sudah tiba, permintaan pembayaran sudah masuk, tapi tidak cair sehingga terbawa sampai tahun 2025, dan 2026 ini baru direncanakan ada pembayaran,” katanya.

Baca Juga:  Polda Maluku Utara Pastikan Belum Ada Tersangka dalam Kasus Oknum Anggota DPRD Halbar
Penulis: Aswan KharieEditor: Rian Hidayat