News  

Catcalling, Tak Ada Rasa Aman di Kampus

Ilustrasi Catcalling di perguruan tinggi. Foto: Istimewa

Oleh : Yulinar Saleh

Pelecehan seksual di lingkungan Perguruan Tinggi menjadi masalah yang kian mendesak untuk diselesaikan. Terkuaknya berbagai dugaan pelecehan seksual yang dialami para mahasiswi di lingkungan akademik memberikan warning kepada kita, bahwa perguruan tinggi yang seharusnya sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadaban, nyatanya sudah tak lagi menjadi ruang aman bagi perempuan.

Salah satu bentuk pelecehan yang sering terjadi di lingkungan akademik adalah catcalling. Dilansir dari Kompas.com, pada Minggu (7/2/2021), Komisioner Komnas Perempuan Rainy Hutabarat menyebut catcalling merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual dalam bentuk kekerasan verbal atau kekerasan psikis. Terdapat nuansa seksual dalam ucapan, komentar, siulan, atau pujian, kadang-kadang disertai kedipan mata.

Baca Juga:  Suaminya Diduga Menikah Lagi, Seorang Ibu Bhayangkari di Maluku Utara Minta Keadilan