News  

Kasus HIV/AIDS Morotai Bertambah, Dua Pasien Dilaporkan Meninggal

Tampak depan Gedung RSUD Ir. Soekarno Pulau Morotai, Malut. Foto: Aswan Kharie/cermat

Kasus HIV/AIDS di Pulau Morotai, Maluku Utara kembali mengalami peningkatan pada 2026. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir Soekarno mencatat adanya tambahan 12 pasien baru sejak Januari hingga Mei 2026, dengan dua pasien di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Direktur RSUD Ir Soekarno Morotai, dr. Christie Mamarimbing mengatakan, dari belasan pasien baru tersebut, delapan merupakan laki-laki dan empat lainnya perempuan. Sementara dua pasien laki-laki tidak dapat tertolong akibat kondisi kesehatan yang menurun.

“Tambahan pasien baru dari Januari sampai Mei 2026 sebanyak 12 orang. Delapan laki-laki dan empat perempuan. Dari jumlah itu, dua pasien laki-laki meninggal dunia,” ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.

Baca Juga:  Warga Panik, Banjir di Ternate Disertai Material Gunung Api

Ia bilang, sebelumnya jumlah pasien HIV/AIDS yang tercatat hingga Desember 2025 sebanyak 105 orang. Dengan adanya penambahan kasus baru pada awal 2026 tersebut, maka total keseluruhan pasien kini mencapai 117 orang.

Menurutnya, peningkatan angka kasus HIV/AIDS menjadi perhatian serius pihak rumah sakit. Sebab, penyebaran penyakit tersebut masih membutuhkan penanganan bersama melalui edukasi dan langkah pencegahan yang berkelanjutan.

“Pencegahan harus terus diperkuat. Edukasi kepada masyarakat penting dilakukan agar penularan dapat ditekan sejak dini,” katanya.

Baca Juga:  Kronologi Saksi Tiga Paslon 'Walk Out' saat Pleno Hasil Pilgub Malut

Selain penanganan medis, kata dia, pihaknya juga terus melakukan pendampingan terhadap pasien melalui layanan konseling dan pengobatan rutin. Pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif kepada penderita penyakit tersebut.

“Kami berharap masyarakat tidak mengucilkan pasien. Mereka tetap harus mendapat dukungan agar semangat menjalani pengobatan,” tutupnya.

Penulis: Aswan KharieEditor: Rian Hidayat