Kisah Yusup, Penjaja Es Cendol di Jalanan Kota Ternate

Dua tahun mencari peruntungan dengan menjajakan bubur Bandung yang tak membuahkan hasil membuat Yusup beralih profesi menjadi penjual es cendol di jalanan Kota Ternate.

Es cendol Yusup di kawasan Pantai Falajawa Kota Ternate, Maluku Utara. Foto: Rian Hidayat/cermat

Sengat matahari menampar wajah Yusup siang itu. Ia sesekali membasuh wajahnya yang lesu bercampur keringat dengan sepenggal handuk yang menggantung di pundaknya. Ada kegigihan yang kuat tampak pada raut wajah lelaki paruh baya berusia 60 tahun itu.

Gerobak kecil Yusup bertuliskan ‘Es Cendol’ mangkal di kawasan Pantai Falajawa, Kelurahan Muhajirin, Kota Ternate, Maluku Utara. Cermat lantas menghampiri pria asal Karawang, Jawa Barat tersebut.

Pada 2017 silam, Yusup pertama kali tiba di Kota Ternate bersama keluarganya. Sebelum menjadi penjual es cendol keliling, ia memulai peruntungan dengan menjajakan bubur Bandung. Sayang, selama dua tahun, usaha itu tak membuahkan hasil.

Baca Juga:  Kota Tua dan Jejak Toleransi di Ternate