News  

Kontraktor ke Manado, Proyek Rehab Masjid Baiturrahman di Morotai Mangkrak

Pemandangan Masjid Baiturrahman di Pulau Morotai saat direhab. Tampak sejumlah pekerjaan memang belum diselesaikan. Kades mengaku pekerjaannya sudah mangkrak sejak 2023. Foto: Aswan Kharie/cermat

Paket proyek rehabilitas Masjid Baiturrahman di Desa Wawama, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara dinilai mangkrak lantaran tak kunjung dikerjakan.

Anggaran proyek ini diketahui bersumber dari hibah Dinas Perkim Pulau Morotai sebesar Rp 1 Miliar lebih yang diajukan panitia rehab Masjid Baiturrahman melalui proposal pengajuan.

Baca Juga:  2 Anak Perempuan di Ternate Dianiaya Ayahnya, Ibu Kandung Adukan ke Polisi

“Jadi, rehab tahap pertama yang dikerjakan tahun 2023 itu setelah disurvei kondisi fisik masjidnya, pihak Dinas Perkim kemudian merealisasikan anggaran Rp300 juta kepada panitia pembangunan masjid,” ungkap salah seorang staf Dinas Perkim yang menolak namanya disebutkan kepada cermat, Jumat, 14 Juni 2024.

Sementara berdasarkan pantauan media di lokasi pada Selasa 11 Juni 2024, tampak yang baru dikerjakan hanya pagar dan tiang luar masjid, sementara beberapa besi rangka yang dipasang belum dilakukan pengecoran.

Baca Juga:  Warga di Morotai Keluhkan Layanan Air Bersih, Dirut PDAM: Gangguan Karena Banjir

Terkait hal itu, Kepala Desa Wawama M Rifai Boboleha saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui kendala mangkraknya proyek tersebut.

“Saya tidak tahu kendalanya di mana. Terakhir dikerjakan bulan puasa, waktu itu direhab hanya (bagian) resplang, tiang luar dan pagar. Namun pekerjaannya tidak selesai dan tak dilanjutkan,” ungkap dia.

Baca Juga:  Ortu Siswa Sumbang Material Bangun Pagar Sekolah, Kadisdik Ternate: Itu Sukarela

Rifai mengaku sempat menanyakan hal itu kepada para pekerja. Mereka pun menjawab saat itu menjelang lebaran sehingga harus pulang kampung.

“Tapi setelah lebaran kan sampai saat ini pekerja itu belum balik untuk bekerja lagi, makanya progresnya hanya segitu seperti yang wartawan lihat,” ujarnya.

Sementara kontraktor proyek, Riski, saat dikonfirmasi berjanji tetap melanjutkan proyek rehabilitasi masjid ini. Ia bilang, sebelumnya, para pekerja proyek memang sedang beristirahat.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Ternate Minta 3 OPD Ini Selektif dengan Program

Riski yang diketahui tengah pergi ke Manado, mengaku akan memanggil para tukang untuk melanjutkan pekerjaan tersebut saat dirinya kembali ke Morotai.

“Kemarin tertunda itu karena tukang bangunan untuk resplang saya masih cari. Karena mau dibikin supaya bagus, makanya saya cari orang itu dan saya baru dapat,” katanya.

Riski memastikan pekerjaan lanjutan proyek rehabilitasi Masjid Baiturrahman akan dilakukan usai lebaran iduladha pada juni 2024 ini.

Baca Juga:  2 Tersangka Pencuri Ternak di Halut Diserahkan ke Jaksa