Malut United FC harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya setelah kalah 0-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Kamis, 23 April 2026 malam.
Dua gol kemenangan Persebaya masing-masing dicetak oleh Milos Raickovic pada menit ke-73 dan Francisco Rivera pada masa injury time (90+1’).
Meski kalah, Malut United tampil lebih agresif pada babak pertama. Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu mencatatkan tiga tembakan dengan dua di antaranya tepat sasaran, sementara Persebaya belum mampu menciptakan peluang berarti.
Memasuki babak kedua, situasi berbalik. Persebaya tampil lebih dominan dan mencatatkan empat tembakan tepat sasaran, dengan dua peluang berhasil dikonversi menjadi gol.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menilai timnya tidak sepenuhnya kalah dari segi permainan, namun lemah dalam penyelesaian akhir.
“Secara permainan, kami tidak sepenuhnya kalah. Namun, masalah bagi kami adalah tidak bisa mencetak gol dan memanfaatkan peluang dengan maksimal,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Hendri juga menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter atas hasil tersebut. Ia mengakui kekalahan ini menjadi kekecewaan bagi seluruh elemen tim.
“Hasil minor ini sangat mengecewakan bagi pelatih, pemain, dan suporter. Kami memohon maaf karena belum bisa memberikan kemenangan buat masyarakat Maluku Utara,” katanya.
Kekalahan ini membuat Malut United tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan 46 poin dari 29 pertandingan. Selain itu, tren negatif masih membayangi tim setelah gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhir, dengan rincian tiga kekalahan dan dua hasil imbang.
Gelandang Malut United, Wbeymar Angulo, mengakui situasi tersebut cukup berat bagi tim. Namun, ia mengajak seluruh pihak untuk tetap bersatu dan bangkit.
“Deretan kekalahan dan hasil negatif membawa kami ke situasi sulit. Tentu kondisi ini sulit bagi semua pemain, fans, dan semua orang yang mendukung Malut United,” ujarnya.
Angulo menegaskan pentingnya menjaga semangat dan tidak terlarut dalam keterpurukan. Ia optimistis timnya mampu kembali ke jalur positif.
“Malut United adalah tim yang selalu kami perjuangkan. Jangan menyerah, klub ini pantas mendapatkan banyak hal positif di masa depan,” katanya.
Ia juga menilai laga selanjutnya melawan PSBS Biak menjadi momentum penting untuk bangkit.
“Kami perlu bangkit bersama dan berusaha memenangi pertandingan. Malut United memiliki pengalaman keluar dari masa sulit dan kami harus melakukannya lagi sekarang,” ujar Angulo.
Sementara itu, pelatih memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki performa tim menjelang lima laga tersisa musim ini.
“Kami akan melakukan evaluasi total. Menurut saya, banyak aspek yang perlu diperbaiki untuk menatap lima laga sisa ke depan,” kata Hendri.
Pada sisa pertandingan, Malut United dijadwalkan menghadapi PSBS Biak, Persis Solo, PSIM Yogyakarta, Persita Tangerang, dan Borneo FC.
Laga terdekat kontra PSBS Biak akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa, 28 April 2026.
