News  

Dinkes Imbau Pedagang Takjil di Ternate Menjaga Kualitas Makanan

Kawasan pedagang takjil di Pantai Falajawa Ternate. Foto: Eko Pujianto/cermat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, Maluku Utara, memberikan imbauan kepada para pedagang takjil untuk tetap menjaga kualitas dan kebersihan makanan saat Ramadan.

Kepala Dinkes Ternate, Fathiyah Suma, menegaskan bahwa keamanan pangan bukan hanya soal rasa, melainkan tanggung jawab moral terhadap konsumen.

“Takjil di bulan Ramadan harus dipastikan aman dan sehat untuk dikonsumsi warga, karena keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama,” ucap Fathiyah.

Baca Juga:  Pulau Batang Dua, Ternate, Masih Butuh Tenaga Dokter

Menurut ia, Dinkes juga akan melakukan pengawasan ketat di lapangan mengingat aktivitas penjualan takjil meningkat.

“Pengawasan akan dilakukan secara berkala guna memastikan standar higienitas di setiap titik penjualan,” ujarnya, Senin, 02 Maret 2026.

Ia bilang, bahan makanan yang digunakan harus dinyarakan layak konsumsi, tidak berubah warna, bau, maupun rasa. “Pedagang juga dilarang keras menggunakan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, hingga pewarna tekstil.”

Baca Juga:  Respons Manajemen Usai Malut United Batal Tampil di ASEAN Club Championship

Selain kualitas bahan, aspek kebersihan dan lingkungan juga menjadi sorotan utama. Para pedagang dianjurkan untuk menggunakan perlengkapan seperti celemek, penutup kepala, dan sarung tangan saat melayani pembeli.

Makanan pun harus ditutup dengan baik untuk menghindari kontaminasi debu, lalat, maupun polusi udara dari kendaraan.

Lebih lanjut, Fathiyah mengingatkan agar seluruh peralatan masak dan saji dicuci dengan sabun di bawah air mengalir. Para pelaku usaha juga diwajibkan menyediakan tempat sampah tertutup di sekitar lokasi berjualan guna menjaga estetika dan kebersihan lokasi takjil.

Baca Juga:  Imbang di Markas Deltras, Pelatih Malut United Belum Puas

“Kami mengajak seluruh pelaku usaha takjil untuk bersama-sama menjaga kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan demi melindungi kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Eko PujiantoEditor: Rian Hidayat