Dikbud Ternate Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Festival Ela-Ela

Perwakilan kelurahan saat menerima hadiah pemenang lomba di Kantor Dikbud Ternate. Foto: Amat/cermat

Dinas Kebudayaan (Dikbud) Kota Ternate resmi menyerahkan hadiah kepada tiga kelurahan pemenang Festival Ela-Ela, Selasa, 21 Mei 2024.

Penetapan juara ini tertuang dalam SK nomor 01/KPTS/JLFE/IV/2024 tertanggal 7 April 2024.

Dalam lomba tersebut, Kelurahan Bula meraih juara I dengan nilai mencapai 600, juara II  Kelurahan Dufa-Dufa dengan nilai 590, kemudian disusul juara III Kelurahan Bastiong Karance dengan nilai 550.

Baca Juga:  Halmahera Selatan Pertahankan Predikat Opini WTP

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Muslim Gani mengatakan pihaknya berharap festival ini tak hanya dinikmati masyarakat Kota Ternate, tetapi juga warga secara umum.

“Harapan kita di tahun-tahun mendatang festival ela-ela ini bisa mendunia, dalam artian bahwa tidak hanya dinikmati oleh orang-orang lokal saja, tetapi bagaimana sodara-sodara kita yang ada di daerah lain juga bisa datang ke Ternate dan melihat bahwa bagaimana sih puasa di Ternate, bagaimana sih pelaksanaan malam lailatulkadar di Ternate,” kata Muslim, Selasa, 21 Mei 2024.

Menurut Muslim, sebagai warisan budaya, festival ela-ela perlu dikembangkan serta mendapat perhatian khusus untuk dipromosikan ke tingkat nasional.

Baca Juga:  Orang Desa (Kini) Tahu Politik Gagasan

“Itu yang kita kembangkan sehingga ke depan kita bisa bekerjasama dengan instansi terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata untuk mempromosikan festival ela-ela ini,” paparnya.

Tak lepas Muslim juga menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan waktu pengumuman, terutama kepada pihak kelurahan yang mengikuti lomba tersebut.

“Atas nama Dinas Kebudayaan memohon maaf kepada masyarakat dan pihak kelurahan yang mengikuti festival Ela-Ela atas keterlambatan kami dalam mengumumkan hasil pemenang dan penyerahan hadiah,” ujarnya.

Baca Juga:  Anies Silaturahmi ke Rumah AHY, Demokrat: Pertemuan Penuh Keakraban

Muslim mengaku keterlambatan tersebut lantaran ada kesalahan teknis di internal penyelenggara, “ada miskomunikasi di panitia jadi sampai terlambat,” ucap Muslim.